Oleh: ramdhany | Juni 12, 2012

Jalan cinta

Ya Allah
Jikalah ini adalah pilihan terbaik
Jadikan ini jalan cinta dan kedekatanku padaMu

Ya Allah
Teguhkan hati ini dalam mengambil keputusan
Untuk segera menggenapkan agamaku

Ya Allah
Jauhkan aku dari segala keraguan
Dan kehawatiran terhadap ini semua

Ya Allah
Lembutkan siapapun yang keras hatinya
Terhadap keputusanku ini
Dan mudahkanlah aku dalam menyegerakan urusan ini

Ya Allah
Kutitipkan dia padamu dan tetapkan dia untukku
Jika ia baik untuk dunia dan akheratku
Jagalah keindahannya ya Rabb
Hingga waktunya Kau ridha padaku

Amiin
(Kelapa Gading, 12 Jun ’12)

Oleh: ramdhany | Mei 31, 2012

Demi cintaMu

Demi cintaMu yang ku kejar
Kuatkan hatiku untuk bertahan
Berikan aku kecerdasan akal
Untuk sentiasa berfikir tentang kuasaMu
Ulurkan pertolonganMu saat aku lunglai

Sinarkan cahaya hidayahMu
Untuk aku terus di jalanMu.

Ya Allah!
Aku memohon ampunan kepadaMu
Amin

Oleh: ramdhany | Mei 11, 2012

Cintaku, cintamu, cinta kita

Setiap nyala pastilah ada sumbu
Dan cinta pun, ia memerlukan pemantik

Agar sumbu memijar
Agar ia tak padam
Oleh masa dan musabab

Cinta yang menjulang
Dan menjadi cahaya
Adalah cinta yang menyala karenaNya

Cinta yang membening untuk bercermin
Adalah kala cinta terpesona
Yang bening dari segala noktah

Cintaku, cintamu dan cinta kita
Jangan redupkan oleh cinta yang maya dan fana

Cintaku, cintamu dan cinta kita
Julangkan kepadaNya
Salamkan kepada utusanNya yang mulia

Wallahu’alambihswab
Jakarta, May 12, 2012

Oleh: ramdhany | Mei 6, 2012

Sahabat

Sahabat
Jadilah mentari dalam hati dan genggaman
Yang selalu menghangatkan hari
Menyinari relung hati yang samar

Kau selalu disana
Menyapa pagi dengan sapuan sinar

Sahabat
Tetaplah menjadi mentari pagi yang selalu setia
Menerangi langit hati ini


Special for my friends Ali, Santo, & Mamo.. Bravo

Oleh: ramdhany | Mei 6, 2012

Hampiri ia

Hampiri ia yang berduka hatinya
Hampiri ia yang dilanda gelisah
Hampiri ia yang berkeluh kesah
Hampiri ia yang termenung jiwanya

Masalah tak akan pernah bertanya
Kapan ia akan datang
Dan tak perlu berlari bila ia menghampiri
Ia akan hadir menemui siapapun jua
Yang terpandang hina atau mulia
Di depan mata manusia

Di sini nilai kita di sisi
Dari dan bagaimana cara kita menyelesaikannya
Dengan keimanan atau sebaliknya
Hampiri ia yang berduka hatinya

Bantulah ia yang Allah berikan ujian padanya
Dengan tanganmu, dengan lisanmu
Dan dengan doa tulusmu


Wallahu’alam bishawab
Jakarta, May 2012

Oleh: ramdhany | Mei 4, 2012

Diakah kita?

Dia mengaku Allah Tuhan Yang Esa…
Tapi bacaan syahadat dia lupa
Mushaf Alqur’an menjadi pajangan dalam rak sempit
Sementara koran dan majalah menjadi bacaan wajib

Dia mengaku Islam..
Walau Sholat jarang dia tegakkan
Kesibukan menjadi sebuah alasan
Sibuk main, sibuk kerja, atau sibuk lainnya

Dia mengaku iman
Walau puasa ramadhan sering dia tinggalkan
Saat saudaranya kehausan dan kelaparan
Dia asyik nongkrong di warung makan

Dia mengaku ihsan
Tapi zakat tak pernah dia tunaikan
Ibadah haji dianggapnya jalan-jalan
Hanya mengharapkan penghormatan dari kawan dan rekan

Jika dia itu adalah kita semua
Ingatlah, saat nanti kita meregang nyawa
Takkan ada bekal dibawa
Kecuali amal shalih selama hidup di dunia
Kala Mungkar dan Nakir mengajukan tanya
Hanya iman dan taqwa yang mampu menjawabnya

Sebelum saat itu menghampiri
Mari kita perbaiki diri
Berusaha mensucikan hati
Hingga ajal menjemput kita nanti

Wallahu’alam bishawab

Oleh: ramdhany | Mei 3, 2012

Kusimpan di sudut hati

Kusimpan namanya di sudut hati
Demi sebuah keridhaan

Ya Allah kuatkan hati ini
Bantu kami bermujahadah

Ya Rabb..
Bantu kami, hambaMu
Yang mencari
Sedang mencari
Dan masih mencari
Arti cinta sejati

Cinta yang dibatasi syariatMu
Tanpa digugat setitik bisikan nafsu

Ya Rahman
Faqirnya kami, lemahnya kami
Sungguh tak terdaya
Segalanya milikMu
KepadaMu segalanya dikembalikan

Ya Rabbul Izzati
Engkaulah Pemilik segala hati
Peganglah hati-hati kami
Peliharalah hati-hati kami
Jagailah dan siramilah hati-hati kam
Dengan cahaya keimanan kepadaMu

Agar kami bisa terus bermujahadah
Hingga waktu menentukannya

Amin ya Rabb

Jakarta, May 2012

Oleh: ramdhany | Mei 3, 2012

Setiap detik adalah hijrah

Duhai hati
Apa yang kau cari?

Isimu banyak terluka
Kisahmu penuh noktah
Cukuplah dengan noda
Tidak perlu kau menadah
Untuk jiwa yang begitu lusuh

Untuk masa kelam yang hanya singgah
Lupakan ia
Janjimu jangan kau lupa
Untuk dia yang tak diketahui siapa

Duhai hati
Relakan dirimu dengan takdirNya
Serahkan hidupmu dengan jalanNya
Ikhlaskan jiwamu dengan dugaanNya
Yakinlah pasti kau temui bahagia
Yang hilangkan semua air mata
Yang leraikan semua kecewa

Kepada Allah hati dituju
Tapi berusahalah dekatkanNya denganmu

Ya Allah
Ampunkan hati yang hina
Ingatkan semua yang alpa
Hijrah mencari ridha

Ya Allah
Hati yang banyak cela
Pandangan yang belum sempurna
Kata yang penuh nista
Jiwa yang dililit dosa

Namun Ya Allah
Berapa lamapun hati itu menjauh
Betapa banyakpun dosa yang tertancap
Jangan Kau palingkan hati ini
Jangan biarkan ia jemu
Untuk terus meminta restu
Untuk terus berhijrah ke jalan yang lurus

Dalam rahmat waktu ini
Yang masih Kau pinjamkan lagi
Semoga masih ada sinar menanti
Cahaya yang takkan padam lagi
Untuk menyinari hati yang masih sendiri

Lembaran baru akan dibuka
Dalam suka dan duka
Namun tabah tetap dipinta
DariMu yang tidak pernah lupa

Ya Rahman Ya Rahim.
Kesyukuran dipanjatkan setulusnya
Keridhaan dicari sesungguhnya
Keikhlasan dipahat semampunya
Berkahi hati ini ya Allah
Semoga ada sinar di ujung sana

Karena
Setiap detik adalah hijrah

Wallahu’alambishawab
Jakarta, May 02,2012

Oleh: ramdhany | April 22, 2012

Biarkanlah harapan, bercerita tentang dirinya

Apa yang mendorong petani berkeringat dan bekerja keras?

Apa yang membuat seorang pedagang melakukan banyak perjalanan
Menempuh marabahaya
Meninggalkan keluarga dan tanah air?

Apa yang mendorong seorang pelajar bersungguh-sungguh
Terus menerus belajar
Begadang di malam hari, meresume dan menghafal?

Apa yang mendorong seorang tentara melakukan berbagai manuver heroik
Dalam peperangan dan bersabar menghadapi peperangan yang ganas?

Apa yang membuat seorang pasien dengan sukarela
Maupun terpaksa meminum obat yang pahit?

Apa yang mendorong seorang beriman menentang hawa nafsunya
Dan bersusah payah melaksanakan ketaatan kepada Tuhannya?

Karena ada harapan d balik semuanya

Jadi
Biarkanlah harapan bercerita tentang dirinya

Oleh: ramdhany | April 22, 2012

Ketika tanganmu berada di atas

Ketika tanganmu berada di atas
Lihatlah raut wajah-wajah kecil
Berterima kasih penuh keluguan
Mendoakanmu tulus dan ikhlas
Agar kau senantiasa berbahagia
Agar Tuhanmu menambah nikmat, yang selama ini telah kau dapat

Ketika tanganmu berada di atas
Tangan-tangan di bawah tanganmu, menggenggam erat pemberianmu
Bukan untuk berpesta pora
Bukan untuk memanjakan raga
Sekedar untuk menyambung nyawa
Agar esok masih bisa bernafas.

Bukankah kau tahu
Dari apa-apa yang telah kau miliki
Ada hak mereka yang harus dibagi
Tidak untuk kau simpan sendiri
Kau tumpuk setinggi gunung
Hingga kau menjadi lupa
Ada tangan-tangan di bawah tanganmu

Wallahu’alam bishawab

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori