Oleh: ramdhany | Mei 4, 2012

Diakah kita?

Dia mengaku Allah Tuhan Yang Esa…
Tapi bacaan syahadat dia lupa
Mushaf Alqur’an menjadi pajangan dalam rak sempit
Sementara koran dan majalah menjadi bacaan wajib

Dia mengaku Islam..
Walau Sholat jarang dia tegakkan
Kesibukan menjadi sebuah alasan
Sibuk main, sibuk kerja, atau sibuk lainnya

Dia mengaku iman
Walau puasa ramadhan sering dia tinggalkan
Saat saudaranya kehausan dan kelaparan
Dia asyik nongkrong di warung makan

Dia mengaku ihsan
Tapi zakat tak pernah dia tunaikan
Ibadah haji dianggapnya jalan-jalan
Hanya mengharapkan penghormatan dari kawan dan rekan

Jika dia itu adalah kita semua
Ingatlah, saat nanti kita meregang nyawa
Takkan ada bekal dibawa
Kecuali amal shalih selama hidup di dunia
Kala Mungkar dan Nakir mengajukan tanya
Hanya iman dan taqwa yang mampu menjawabnya

Sebelum saat itu menghampiri
Mari kita perbaiki diri
Berusaha mensucikan hati
Hingga ajal menjemput kita nanti

Wallahu’alam bishawab


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: