Oleh: ramdhany | November 17, 2010

Doa sang pencari

Tuhan…
Selembar daun yang jatuh
Engkau tahu dengan pasti
Maka tak pernah kuragukan
Engkau tahu pasti pula
Selembar hati dan jiwaku yang lusuh
Penuh coretan-coretan
Dan gambar-gambar tak beraturan.

Tolong aku Tuhan…
Tuk menghapus semua
Karena betapa sulitnya
Jika kulakukan sendirian
Tanpa melibatkanMu

Tuhan,
Apalah arti daya dan upayaku
ketika Engkau tak berkehendak
Karena aku tahu
Tak ada yang bisa menolak
Jika Engkau berkehendak
Dan tak ada yang bisa menerima
Jika Engkau tak berkehendak

Aku tak ingin sendiri
Menapaki sisa-sisa hidupku
Sertai aku Tuhan
Temani aku
Aku tak sanggup sendiri
Meniti hari-hari yang sepi

Tuhan,
Andai pucuk pinus bisa kududuki,
Aku ingin selalu ada di sana,
Menyepi,
Di tempat tertinggi,
Agar aku dekat denganMu,
Selalu memujaMu,
Menikmati manisnya kasihMu,
Menghisap bahagia sejati.
Jauh dari goda dunia,
Yang hanya menipu,
Semu
Penuh kepalsuan.

Maka jagalah aku, Tuhan
Ku mohon

Jakarta, 16 Nov 2010
Disadur dari puisisurga.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: