Oleh: ramdhany | Januari 13, 2009

Wahai orang-orang tegar di Palestina!

“Allah telah menetapkan: “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang”.(al-Mujadilah:21)

Wahai Al-Ikhwan..
Wahai orang-orang yang tegar di Palestina…
Wahai orang-orang yang sedang terkena blokade di Gaza dan al-Khalil…

Ingatlah….
Pada setiap fase pasti ada kemenangan, pada saat kezhaliman semakin tinggi intensitasnya akibat blokade, memberikan kekokohan dan keteguhan dalam mengahadapi musuh dari anak-anak kami pasukan perlawanan dan mujahidin, dan -sesungguhnya- kezhaliman kerabat dekat lebih keras dan lebih pahit rasanya terhadap jiwa ini; namun kemenangan pada fase ini adalah adanya tsabat terhadap prinsip dan tidak pernah mau menyerah dalam memperjuangkan untuk mendapatkan hak, bersiap dan menyiapkan diri menuju fase berikutnya untuk meraih kemenangan mengalahkan kelemahan jiwa dan kekurangan azam, bisikan-bisikan syaitan dan perseteruan orang-orang munafik.

Wahai para mujahid harakah perlawanan Islam HAMAS…
Kalian telah menerima dari orang-orang sebelum kalian yang menempuh jalan perlawanan dan membawa bendera jihad, dan kalian telah meninggikan syiar “Syahadah atau Menang”

Dan kalian telah menghadirkan begitu banyak syuhada, datang silih berganti dalam kafilah yang penuh berkah, kalian tidak pelit dalam mewujudkan cita-cita, membela prinsip-prinsip dengan ribuan tawanan, ribuan orang jompo dan terluka, ribuan janda dan anak yatim dan ketika kelemahan dan penyakit wahn menyelimuti sebagian orang sebelum kalian pada jalan ini; namun kalian tetap –hingga saat ini- ibarat sebongkah batu besar yang ingin dihancurkan oleh mimpi-mimpi para perampas, pencaplok dan penjajah; sehingga harakah kalian lahir sejak 20 tahun yang lalu dari Gaza yang penuh berkah dan tepi Barat yang penuh dengan mujahid serta beberapa daerah di Palestina, mengangkat bendera intifadhah bersama para mujahid intifadhah dan syiar perlawanan bersama pasukan perlawanan; sehingga kalian memaksa seluruhnya untuk bersatu untuk bergabung di bawah bendera jihad dan tidak tunduk di hadapan musuh yang hina dan menjijikan; yang berusaha dengan tenaga mereka untuk memecah barisan bangsa Palestina, namun sayangnya tidak mendapatkan hasil yang maksimal, sehingga terjadilah di antara para pemimpin Palestina yang mengklaim dan men cap pasukan perlawanan dengan keji, dan jihad dengan sebutan yang hina, yang mana musuh sendiri tidak berani untuk mengucapkannya dan terus terang; dan pada waktu yang bersamaan orang-orang yang jiwa merdeka di seluruh dunia mendukung akan ketegaran bangsa Palestina.

Wahai orang-orang yang tegar di bumi Baitul Maqdis dan kota-kota Baitul Maqdis…

Bahwa sesungguhnya kalian
Tidak hanya sedang mempertahankan bumi dan tempat-tempat suci kalian saja; namun kalian sedang mempertahankan kehormatan umat dan bangsa Arab dan Islam seluruhnya, mempertahankan tempat-tempat suci umat Islam dan umat Nasrani

Bahkan tidak berlebih-lebihan jika saya katakan bahwa kalian sedang mempertahankan nilai-nilai kebebasan, martabat dan persamaan untuk semua manusia, dan melawan racism dan kebencian, diskriminasi dan agresi yang didorong oleh falsafah sekularisme yang dihasilkan pada abad-abad terakhir ini, oleh karena adanya benih-benih Nazism, komunisme dan atheisme, menuhankan manusia, mengagungkan racism dan Zionisme.

Padahal era Nazism, fasisme dan komunisme telah berakhir sehingga hanya menjadi sejarah kelam belaka, namun kita semua akan menang –insya Allah-, dan atas dukungan dari orang-orang mulia, dan yang memiliki jiwa merdeka di dunia ini untuk melawan Zionisme, Racism, atheisme dan yang menuhankan manusia kita akan meraih kemenangan..

Islam yang mulia dan yang kalian sedang bawa benderanya tidak mengenal perbedaan (rasis) di antara manusia, tetapi Islam adalah agama kesetaraan dan toleransi, tidak mengenal fasisme yang keji.

Adapun kalian wahai para mujahidin…
Wahai umat yang berhimpun di halaman brigade syuhada intifadhah di Gaza… Gaza yang terjajah… Gaza yang merdeka (insya Allah) .. Gaza yang mulia..

Percayalah
Dan gantungkanlah tumpuan kalian pada Allah dan percayalah dengan sepenuh jiwa atas pembelaan dan dukungan-Nya, ikhlaskanlah segala tindak tanduk, perilaku dan niat kalian hanya untuk Allah semata, dan ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran, dan persatuan barisan Palestina adalah dharuri (sangat dibutuhkan) untuk mencapai kemenangan.

Dan bersabarlah dalam berhadapan dengan para penentang kalian, bertahanlah terhadap ujian dan cobaan yang menimpa kalian yang -kadang- berasal dari bangsa kalian sendiri, dan arahkanlah senjata-senjata kalian ke dada-dada musuh kalian Zionis sang penjajah.

Dengarkanlah seruan Allah

“Hai orang-orang yang beriman! Bersabar dan kuatkanlah kesabaran kalian dan teguhkanlah jiwa kalian, dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung” (QS. Al-Imran: 200)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: