Oleh: ramdhany | Mei 17, 2008

Pahlawan

Berharap kemenangan
Dengan tenaga yang seadanya
Mata yang layu
Jiwa yang rapuh

Berharap kejayaan
Dengan gerak yang lunglai
Azzam yang lemah
Dan ibadah yang ringkih

Bukankah seorang pahlawan
Takkan pernah muncul
Dalam situasi yang mudah
Dalam situasi yang hening dan melenakan

Ia bekerja dan berjuang
Ia berkarya dan beramal
Bukan hanya sekedar berujar dan berkata-kata
Mengubah kerja dengan kata
Hingga tak ada lagi karya di alam nyata

Bukankah pahlawan
Hadir dalam situasi yang ganas mencekam
Di tengah badai lautan yang menggunung
Di tengah medan tempur yang memanas
Di tengah situasi keburukan yang meluas

Dan ia pun senantiasa hadir
Dalam kebaikan amal dan karya
Tak kenal siang dan malam
Situasi panas dan dingin yang menusuk

Azzamnya lebih kuat
Ketimbang fisik dan jiwanya
Ketimbang sunduq dan lelah payahnya

Tak mudah mengeluh dan menggerutu tanpa arah
Yang hanya merunyamkan hati dan suasana
Dan tak kenal pengharapan dan kepamrihan manusia

Dan hanya kepada Allahlah
Tawakal dan pengharapan itu

Wallahu’alambishawab
Bogor, 25 April 2008

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: