Oleh: ramdhany | Maret 27, 2008

Kejarlah

Ya Allah…
Peliharalah aku dengan Islam saat aku berdiri
Peliharalah aku dengan Islam saat aku duduk
Peliharalah aku dengan Islam saat aku terbaring

Jangan gembirakan orang yang memusuhiku
Dan yang menyimpan dengki kepadaku

Ya Allah…
Aku memohon kepadaMu
Semua simpanan kebaikan yang ada di tanganMu
Dan aku berlindung kepaadaMu
Dari seluruh simpanan kejahatan yang ada di tanganMu*

Kejarlah yang paling tinggi…
Memberikan prestasi amal terbaik, waktu terbaik, usia terbaik, harta terbaik. Kejarlah kemuliaan, karena ia tidak datang sebagai hadiah tanpa peluh. Seperti burung hud-hud yang terbang membawa surat, dan keberaniannya diabadikan dalam Qur’an surah An Naml. Seperti seekor semut yang bergerak tak kenal henti. Membutuhkan kesabaran berlipat dan waktu yang lama.

Lalu engkau ingin kemuliaan tanpa kesungguhan? Ingin mencapai ketinggian namun lelap di waktu malam? Rasulullah saw berdiri shalat hingga bengkak mata kakinya. Ia menyisipkan batu di perutnya karena lapar. Padahal ia adalah seorang hamba yang terlindungi. Tapi ia juga bercucuran darahnya karena lemparan batu.

Keluarlah dari penjara khayalan, bersihkan debu kemalasan. Tinggalkan orang yang hanya mampu mencela dan mengkritik. Siapapun yang berjalan maka (insya Allah) ia akan sampai. Apakah engkau lupakan ayat-ayat, engkau tunda-tunda shalat, engkau abaikan perjalanan usia dengan bergadang?

Sungguh….
Seekor semut tidak bisa kenyang kecuali setelah gigih mencari. Seekor macan tidak disebut raja hutan kecuali karena terkaman dan lompatannya. Busur tak pernah mengenai sasaran kecuali ia keluar dari kantungnya. Pedang tak mampu menebas kecuali lebih tajam dari pisau.

Burung-burung membangun sarangnya dari rumput-rumput kering. Keledai membawa jerami untuk mendapatkan makanannya. Laba-laba bekerja di rumah-rumah. Biawak menggali sendiri tempat persembunyiannya.

Sementara engkau…
Engkau mempunyai waktu namun kepalamu bertopang dagu. Dengarlah nasihat Rasulullah saw “Periharalah apapun yang bermanfaat untukmu.” Karena sesuatu yang bermanfaat bagimu bisa menaikkan dirimu. Bukankah mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah. Pemilik cita-cita tak pernah peduli dengan panas, tidak takut menghadapi dingin. Tidak rapuh oleh bahaya, tidak gelisah oleh kepahitan.

Bumi berputar, bulan berjalan, sementara engkau tertidur dan tidak sadar. Engkau makan, minum, bermain, dan terus tenggelam dalam sikap berlebihan. Telah rabun sebagian pencari hadist karena banyaknya meriwayatkan hadist. Tapi mereka tidak berhenti dan tidak diam hingga mencapai usia akhirnya. Telah berjalan imam Ahmad dari Baghdad ke Shan’a untuk mencari hadist. Salah seorang diantara mereka pergi ke Mesir, memakan waktu berbilang bulan. Pagi hari di perjalanan dan sore hari di perjalanan hanya untuk mencari sebuah hadist. Sedangkan engkau, begitu mudah terlelap dalam gelimang kelalaian demi kelalaian.

Ketahuilah, air yang diam itu air yang rusak. Karena ia tidak mengalir, karena ia tidak berjalan. Jika berjalan dan mengalir, ia menjadi manfaat bagi kehidupan. Allah memerintahkan kita untuk beramal dan ingin menyaksikan amal perbuatan kita. Ketahuilah hidup ini adalah aqidah dan jihad, kesabaran dan kekuatan, pengorbanan dan perjuangan, kebaktian dan kemenangan. Tidak ada tempat dalam hidup ini untuk yang banyak makan dan malas.

Carilah pahala sejak fajar, membaca, berdzikir, berdoa, dan mengucap syukur. Karena saat itulah, waktu keberangkatan burung-burung dari sarangnya. Dan katakanlah pada si pemalas yang gemar tidur, yang berat bergerak dan suka melamun. Buang kantuk dari kelopakmu, hapus kemalasan dari matamu. Engkau takkan pernah menyaksikan secercah cahaya ketinggian. Sampai engkau berdiri dan melompat bersama orang yang melompat. Sampai engkau lakukan apa yang harus dilakukan. Sampai engkau tempuh tangga demi tangga mencapai kemuliaan.

Wallahu’alambishawab
Dikutip dari tulisan Aidh Abdullah Al Qarni
* Doa Umar bin Khattab di riwayatkan Al Hakim

25 Maret 2008


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: