Oleh: ramdhany | Januari 25, 2008

Ruang Ali (2)

Bismillahirrahmaanirrahim
Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan pada kita semua, memberkahi setiap langkah kita menuju kebaikan, kebaikan untuk diri sendiri, untuk lingkungan, masyarakat, dan ummat. Dan semoga Allah senantiasa memberikan kedudukan yang mulia bagi para syuhada, yang telah berjuang dan berkorban. Kepada kaum muslimin, di manapun mereka berada.

Salawat dan salam semoga terlimpah pada Rasulullah Muhammad bin Abdillah saw, kepada para Nabi terdahulu, keluarga, sahabat, dan ummatnya yang insya Allah akan senantiasa istiqamah di jalanNya.

Amma ba’du
Ikhwah sekalian, semoga majelis ini senantiasa berada dalam kebaikan dan keberkahan, yang semoga Allah senantiasa menyinari hati kita semua. Kita berharap semoga majelis ini kelak dapat menjadi hujjah akan tanggung jawab dan amanah kita, kewajiban-kewajiban kita. Dan semoga majelis ini bisa menjadi sarana memperbaiki dan meningkatkan amal ibadah kita.

Akhi sekalian..
Adalah benar bahwasanya jalan yang terjal, berliku, penuh hambatan dan duri bagian dari tabi’at da’wah. Dan jangan heran kalaulah semua ini butuh pengorbanan, semuanya ini butuh keikhlasan, yang terkadang mungkin menipiskan persediaan dana dalam sunduq kita, yang terkadang menguras sendi-sendi, memeras keringat, dan bahkan mungkin lebih dari itu. Tapi inilah jalan yang sangat memungkinkan bagi kita untuk menata hari yang lebih baik, menebar manfaat, menghimpun harapan-harapan yang terberai. Inilah jalan, yang sangat memungkinkan bagi kita untuk menata diri, memperlebar kebaikan dan kebenaran, mempersempit ruang maksiat dan keburukan. Dan inilah jalan, yang sangat memungkinkan bagi kita untuk mengajak sebanyak orang pada kebaikan, pada jalan yang lurus.

Ikhwah sekalian…
Kalaulah seseorang, mendapat secercah hidayah maka itu akan jauh lebih baik ketimbang dunia dan seisinya, lebih baik ketimbang apa yang disinari matahari. Kalaulah secara materi kita berhitung, berapa banyak harta yang akan kita dapat dari bumi? Dari tumpukan emas di bumi Irian, dari tumpukan timah di semenanjung Melayu, dari jutaan barel minyak bumi di bumi Arab, maka da’wah jauh lebih hebat dari itu semua. Lihatlah betapa bersemangatnya orang-orang pergi ke kantor, pergi pagi pulang petang, betapa bersemangatnya kaum pedagang berangkat ke pasar, di pagi buta menjajakan dagangannya, dan seharusnya dakwah jauh lebih hebat dari itu.

Akhi sekalian…
Bahwasanya Allah melihat kerja dan kinerja kita, dan bukan semata hasil. Alllah melihat jerih dan upaya, semangat dan keikhlasan bukan hanya semata akhir dari kerja. Lihatlah betapa Nabi Nuh as, betahun-tahun melakukan tabligh dan sejauh itu pulalah penolakan yang banyak ia dapat, lihat pula Nabiullah Musa as, lihatlah bagaimana Yahudi kala itu, lihatlah tingkah mereka, dan kita pun bisa menyaksikan prilaku mereka saat ini. Allah senantiasa menghargai sebuan proses, menghargai sebuah kerja, segenap lelah dan payah.

Kalaulah kita melihat, ada seorang mahasiswa yang membaca Qur’an begitu terbata-bata, seorang putri yang berfikir keras untuk menutup auratnya, sungguh Allah Maha Tahu lelah susah mereka, Allah Maha Melihat ketekukan membaca dalam tiap-tiap jengkal huruf Al Qur’an, Allah Maha Menyaksikan kebeningan hati untuk menata diri, mengobati kekeliruan dan kesalahan.

Ikhwah sekalian…
Begitu banyak saudara-saudara kita yang memang harus diingatkan, masih begitu banyak hal yang perlu kita fahamkan, kita terangkan. Bisa jadi mereka berada dalam kubangan hanya karena memang mereka belum tahu, hanya karena mereka memang belum faham, belum mengerti apa yang salah dari mereka, belum tahu apa yang harus dihindari dan apa yang patut dikerjakan. Saudara kita begitu banyak, sanak kita begitu luas, dan inilah yang perlu diperhatikan.

Allah swt berfirman dalam surah Al Maidah

“Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir” (QS. Al Maidah:67)

Akhi sekalian…
Inilah surah yang di dalamnya Allah mengamanahkan kerja da’wah, kerja tabligh, untuk menyampaikan dan menyebarkan. Inilah amanah, dan dengannyalah Allah akan melihat, kebenaran dan kesungguhan kita dalam mengerjakan amanah. Kita memang harus mengeluarkan tenaga lebih, kekuatan ekstra, yang lebih besar ketimbang orang kebanyakan, karena kita harus bergerak ke banyak arah, karena kita harus berjalan ke banyak tempat, mengisi ruang-ruang hampa yang masih kosong, menata kembali harapan-harapan masyarakat yang terserak, dan membersihkan kerak-kerak kotor yang mungkin saja masih melekat.


Wallahu’alam bishawab

Ruang Ali

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: