Oleh: ramdhany | Januari 6, 2008

Segeralah Tersadar

Wahai jiwa….
Mengapa engkau terus bersedih
Mengapa engkau terus berdiam
Hanya menemani angin yang berhembus
Mengapa engkau terus menatap kosong
Menunggu detik terus bergerak
Mengukur jalan tak berujung

Duhai….
Segeralah bersadar
Bahwa kesedihanmu
Keterdiamanmu
Tatapan kosongmu
Takkan mengubah harapanmu barang setitik

Bersegeralah engkau bergerak
Selagi engkau mampu bergerak
Selagi tanganmu mampu mengepal
Selagi kakimu mampu melangkah

Bersegeralah engkau bersadar
Menuju harapan dan cita-citamu
Rangkailah kembali keping-keping impianmu
Susunlah kembali harapan itu

Wahai jiwa…
Di manapun engkau berada
Bagaimanapun kedaanmu saat ini
Pantang untuk menengok ke belakang
Meratapi kepingan lara yang terberai

Tataplah ke depan…
Karena engkau tidak bergerak untuk masa lalu
Karena engkau tidak hidup untuk masa gagalmu
Tetaplah kau pegang harapanmu
Sebesar apapun rintangan yang menantang

Wahai jiwa…
Bergerak dan teruslah bergerak
Jangan sekali-kali kau terdiam
Layaknya orang-orang lalai yang diam terlena
Teruslah bergerak tatkala orang lain terdiam
Teruslah berkarya meskipun orang lain terlena

Wahai jiwa…
Ingatlah dan selalu ingatlah
Sebesar apapun masalahmu
Setinggi apapun halanganmu
Sungguh engkau memiliki Allah
Yang jauh lebih besar
Yang jauh lebih tinggi
Dialah Yang Maha Besar
Yang Maha Mengetahui segala sesuatu

Dialah tempat bergantung
Tidak selainNya

http://www.ramdhany.worpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: