Oleh: ramdhany | Januari 6, 2008

Monitorku

Terima kasih…
Untuk hari-harimu menemaniku
Dalam riuh penat dan gelisahku

Terima kasih…
Untuk tiap titik kesetiaanmu
Membantuku menuangkan tulisan
Menggoreskan pena karya dan imajinasi

Terima kasih…
Telah menerangi malam-malamku
Untuk membaca dan menulis
Dan menghiasi pagi dan siangku

Dan terima kasih…
Untuk tiap ketulusanmu
Untuk tiap kedermaanmu

Tapi kini kau harus pergi…
Dan tiada lagi menemaniku
Dan tiada lagi menghampiriku

Maafkan…
Jikalau aku tak bisa menyelamatkanmu
Aku tak bisa menolongmu

Mungkin kau sudah terlampau renta
Sudah terlampau tua, hingga sendi-sendimu tercacah
Tak lagi mampu menatap dan melihat

Dan kini…
Aku harus kehilanganmu
Dan takkan lagi menemuimu dalam hidupku
Monitorku…

Bogor, 06 Jan 08


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: