Oleh: ramdhany | September 28, 2007

Hari Ini, Aku Dimakamkan

Perlahan…
Tubuhku ditutup tanah

Perlahan…
Semua pergi meninggalkanku
Masih terdengar jelas
Langkah langkah terakhir mereka

Aku sendirian…
Di tempat gelap
Yang tak pernah terbayang
Hanya sendiri menunggu keputusan…

Keluarga
Teman
Sahabat
Bisnis yang aku usahakan dengan keringat
Semuanya pun pergi

Apatah lagi sekedar tangan kanan…
Kawan dekat
Rekan bisnis
Atau orang-orang lain,

Aku…
Bukan siapa-siapa lagi bagi mereka.

Ibuku menangis…
Sangat pedih
Aku pun demikian

Tangan kananku
menghibur mereka

Kawan dekatku
Berkirim bunga dan ucapan

Tetapi aku…
Tetap sendiri di sini
Menunggu perhitungan

Menyesal sudah tak mungkin
Taubat tak lagi dianggap
Dan maaf pun tak lagi didengar,

Aku…
Benar-benar harus sendiri

Ya Allah…
Jika Kau beri aku
Satu lagi kesempatan

Jika kau pinjamkan lagi
Beberapa hari milik-Mu,
Beberapa hari saja

Aku harus berkeliling
Memohon ma’af pada mereka
Yang selama ini
Telah merasakan dzalimku

Yang selama ini
Sengsara karena aku,
Yang tertindas dalam kuasaku.

Yang selama ini…
Telah aku sakiti hati nya

Yang selama ini…
Telah aku bohongi

Aku harus kembalikan…
Semua harta kotor ini
Yang kukumpulkan dengan wajah gembira
Yang kukuras
Dari sumber yang tak jelas

Yang kumakan…
Bahkan yang kutelan.

Aku harus tuntaskan
janji-janji palsu
yg sering ku umbar

Dan Allah…
Beri lagi aku
Beberapa hari milik-Mu,
Untuk berbakti
Kepada ayah dan ibu tercinta

Teringat kata kata kasar dan keras
Yang menyakitkan hati mereka
Maafkan aku ayah dan ibu

Mengapa tak kusadari
Betapa besar kasih sayang Mu

Duhai Allah…
Beri juga aku waktu
Untuk berkumpul
Dengan sahabat
Dan teman-temanku

Untuk sungguh sungguh beramal salih
Aku sungguh
Ingin bersujud dihadap-Mu,
Bersama mereka

Allah…
Begitu sesal diri ini
Karena hari hari telah berlalu
Tanpa makna
Penuh kesia-siaan

Kesenangan…
Yg pernah kuraih dulu
Tak ada artinya sama sekali

Waktu hidup…
Yang hanya sekali itu
Andai ku bisa putar ulang waktu itu

Aku…
Dimakamkan hari ini
Dan semua
Menjadi tak termaafkan

Dan semua…
Menjadi terlambat

Dan aku…
Harus sendiri
Untuk waktu
Yang tak terbayangkan

(Bogor, 28 Sept 07)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: