Oleh: ramdhany | Juli 17, 2007

Bilakah Al Qur’an Berbicara

Waktu engkau masih kanak-kanak
Kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudhu
Aku kau sentuh dalam keadaan suci

Aku kau pegang
Kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih
Ataupun keras setiap hari
Setelah usai
Engkaupun selalu menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa…
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku

Apakah aku bacaan usang
Yang tinggal sejarah
Menurutmu barangkali aku bacaan
Yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu
Aku hanya untuk anak kecil
Yang belajar mengaji saja

Sekarang aku engkau simpan rapi sekali
Hingga kadang engkau lupa
Di mana menyimpannya
Aku sudah engkau anggap
Hanya sebagai perhiasan rumahmu

Kadang kala aku dijadikan mas kawin
Agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal
Untuk menakuti hantu dan syetan

Kini….
Aku lebih banyak tersingkir
Dibiarkan dalam kesendirian
Dalam kesepian
Di atas lemari
Di dalam laci
Aku engkau pendamkan

Dulu…
pagi- pagi
surah- surah yang ada padaku
Engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai
bersama temanmu disurau

Sekarang…
Pagi-pagi sambil minum secangkir teh
Engkau baca koran pagi
Atau nonton berita TV.

Waktu senggang….…
Engkau sempatkan membaca buku
karangan penulis-penulis ternama

Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang
datang dari Allah Yang Maha
Perkasa
Engkau campakkan
Engkau abaikan
Dan engkau lupakan

Waktu berangkat kerjapun
Kadang engkau lupa baca pembuka
surah-surahku (Basmalah)

Di perjalanan…
Engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah
Yang terdapat padaku di laci
mobilmu

Sepanjang perjalanan radiomu
Selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu

Di Komputermu pun
Kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku
melantun.

E-mail temanmu
Yang ada ayat-ayatku pun
Kadang kau abaikan

Engkau terlalu sibuk
Dengan urusan duniamu.

Benarlah dugaanku
Bahwa engkau kini
Sudah benar-benar melupakanku

Bila malam tiba
Engkau tahan
Nongkrong berjam-jam di depan TV.
Di depan komputer berjam-jam

Waktupun cepat berlalu…
Aku menjadi semakin kusam dalam lemari.
Mengumpul debu dilapisi abu
Dan mungkin dimakan kutu.

Seingatku hanya awal Ramadlan
Engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz
Yang tidak semerdu dulu.

Engkaupun kini…
Terbata-bata
Dan kurang lancar lagi
Setiap membacaku.

Bilakah engkau di kubur…
Sendirian menunggu
Sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa
Oleh para malaikat suruhanNya

Hanya dengan ayat-ayat Allah
Yang ada padaku
Engkau dapat selamat melaluinya

Sekarang…
Engkau begitu enteng membuang waktumu
Setiap saat berlalu
Kuranglah jatah umurmu

Dan akhirnya…
Kubur sentiasa menunggu kedatanganmu

Duhai saudaraku….
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu
sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu
rumahmu.

Bila aku engkau baca selalu
Dan engkau hayati
Di kuburmu nanti
Aku akan datang
Sebagai pemuda gagah nan tampan.
Yang akan membantu engkau membela diri.

Bukan koran yang engkau baca
Yang akan membantumu.
Dari perjalanan di alam akhirat.
Tapi Akulah “Qur’an” kitab sucimu.
Yang senantiasa setia menemani dan
melindungimu.

Peganglah aku lagi…
Bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku
Adalah ayat suci
Yang berasal dari Allah
Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril
Kepada Muhammad Rasulullah.

Keluarkanlah segera aku
Dari lemari atau lacimu

Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku
dalam laci mobilmu

Letakkan aku selalu
Di depan meja belajarmu
Agar engkau senantiasa
Mengingat Tuhanmu

Sentuhilah aku kembali…
Baca dan pelajari lagi aku
Setiap datangnya pagi dan sore hari.

Seperti dulu
dulu sekali
Waktu engkau masih kecil
lugu dan polos
Di surau kecil kampungmu yang damai.

Jangan aku engkau biarkan sendiri…
Dalam bisu dan sepi

Wallahu’alam bishawab
(Kiriman akh Ni’matullah TEP 41)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: