Oleh: ramdhany | Mei 31, 2007

Duhai Ikhwan, Duhai Akhwat

“Katakanlah pada orang-orang laki-laki beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya …….”
(QS An-Nur 30-31)

Saudaraku………….
Dengarkanlah sejenak pesan saudara-saudara kita

Wahai akhwat
Ketahuilah, dengarkanlah, renungkanlah pesan kami barisan ikhwan kepada kalian

Wahai akhwat, sungguh…………….
Kami sulit menahan pandangan mata ketika sedang melihat kalian para akhwat, apalagi jika kalian diamanahkan Allah kecantikan dan postur tubuh yang ideal, kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian, karena itu lebarkanlah pakaian kalian, dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian dengan kerudung yang membentang.

Wahai saudariku, sungguh…………….
Kami juga sulit menahan pendengaran kami ketika berbicara dengan kalian para akhwat, apalagi jika kalian diamanahkan Allah suara yang merdu dengan irama yang mendayu, karena itu tegaskanlah suara kalian, dan berbicaralah seperlunya kepada kami.

Duhai al ukh, sungguh…………….
Kami juga sulit menahan bayangan-bayangan hati akan kalian para akhwat, ketika kami merasa kalian dapat menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati kami, waktu luang kami akan sering terisi oleh bayangan-bayangan kalian, karena itu janganlah kalian membiarkan kami menjadi curahan hati bagi kalian.

Duhai ukhti, sungguh…………….
Kami juga inginnya terus dekat dengan kalian para akhwat, tapi maaf bukan karena apa-apa tapi lebih karena dorongan yang ‘itu’, kata dokter sih ini ada hubungannya dengan libido kami, makanya kami akan selalu mencari cara agar bisa untuk terus dekat dengan kalian, apakah itu lewat telepon, sms, chatting, bertemu muka, apalagi kalo kalian mau jadi pacar kami, minimal kami bisa pegangan tangan dengan kalian, karena itu nasihatilah kami akan azab Allah dan setelahnya jangan pernah memberi dan membalas bentuk perhatian kami.

Wahai ikhwan…….
Dengarkanlah pula sejenak pesan kami barisan akhwat untuk kalian

Wahai ikhwan………….
Sungguh kami itu senang jika diperhatikan, apalagi jika kalian adalah ikhwan yang dewasa, atau ikhwan yang alim, atau ikhwan yang cool, padahal kami belum mampu berhijab secara baik, karena itu tundukkanlah pandangan kalian dengan makna yang sebenarnya, dan janganlah kalian ikuti pandangan pertama dengan pandangan berikutnya.

Wahai ikhwan…………
Kami juga senang mendengar kalian berbicara dengan dan tentang kami, rasanya jadi gimana gitu, karena itu cukupkanlah pembicaraan kalian jika kalian mulai memberi pujian kepada kami meskipun itu hanya sebuah pujian kecil.

Duhai akhi………
Kami juga sulit menahan bayangan-bayangan hati akan kalian para ikhwan, ketika kami merasa para kalian dapat menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati kami, waktu luang kami akan sering terisi oleh bayang-bayang kalian, karena itu janganlah kalian membiarkan kami mencurahkan isi hati kami kepada kalian.

Duhai al akh……
Kami juga inginnya terus dekat dengan kalian para ikhwan, tapi maaf…bukan karena apa-apa tapi lebih karena perhatian yang kalian berikan kepada kami, meskipun sesungguhnya kami sangat malu akan hal ini, terkadang kami pun terlepas kata dan tingkah laku, yang malah menjadikan kami dan kalian semakin tak mengenal batas, karena itu pertama nasihatilah kami akan azab Allah dan setelahnya jangan pernah memberi dan membalas bentuk perhatian kami

* * * * * * * * * * * *

Saudaraku………
Ingatlah…!
Jangan jadikan dakwah untuk mencari keuntungan duniawi
Jangan jadikan dakwah sebagai kegiatan sampingan
Jangan jadikan dakwah sebagai hiburan
Jangan jadikan dakwah sebagai ajang mencari prestise
Jangan jadikan dakwah sebagai pengganti waktu luang
Jangan jadikan dakwah sebagai sarana memburu uang
Karena kelak yang kau dapatkan adalah jahannam
Sebagai balasan atas kemusyrikan yang kau jalankan

Karenanya saudaraku…..
Janganlah kita berbuka sebelum waktunya
Memanen sebelum masanya
Bersabarlah, tunggulah hingga saatnya tiba

Wallahualam bishawab

(Al Adalah, Agustus 2006)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: