Oleh: ramdhany | Mei 4, 2007

Puasa Kita Dan Mereka

Hidup memang tak sesederhana sulaman
Dirajut di kanan dan di kiri
Ditambal dan diulur

Hidup memang tak sesederhana hitam
putih
Hitam legam karena gelap
Putih benderang karena cahaya

Hidup mengajarkan kemajemukan
Ada si kaya dan juga si miskin
Ada lapang dan sempit
Ada suka dan duka

Tapi hidup juga mengajarkan tuk saling
berbagi
Berbagi pada fuqara
Peduli pada masakin

Bukan karena kaya lantas tak peduli
Bukan karena lapang lantas mudah
terlelap
Karena hidup bukanlah teka-teki
Hanya menebak dan meratap

Bangunlah jembatan itu….
Menyambung si kaya dan si miskin
Menyambung si bodoh dan si kaya

Dan Ramadhan…
Tuk jadikan jiwa kembali fitri
Tuk jadikan ruh mengingat taqwa

Perut menahan lapar
Kerongkong menahan haus

Tapi puasa kita memiliki ujung
Puasa kita memiliki batas
Ujung tatkala mentari terbenam
Batas tatkala mentari turun

Tapi…
Puasa mereka adalah kehidupan
Bagai rantai yang sambung menyambung
Seolah tiada batas yang berujung
Berdiri tegak di tengah lapar
Bersimbah asa di tengah kesendirian


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: