Oleh: ramdhany | Mei 4, 2007

Jika Hidup Tidak Untuk Dakwah

Terus ente mau ngapain?
Ente pergi pagi
Dengan semangat mencari duniawi
Jika angkot macet, langsung sewa taksi
Agar harta buruan tak beralih dari sisi

Ente pulang malam
Dengan jasad yang kelelahan
Nyampe di rumah mendekam hingga pagi datang

Lupakah engkau
Rasulullah bagaikan rahib di malam hari
Dan menjadi singa di siang hari
Sementara kamu
Tak peduli siang tak peduli malam
Yang penting dunia dalam genggaman

Sahabat……
Cobalah engkau renungkan
Apa sih yang ingin kau gapai sampai harus membanting tulang?
Apa sih yang ingin kau bangun hingga pagi datang?
Apa sih yang ingin kau raih hingga tubuh begitu letih?

Jujur saja, untuk urusan perutmu bukan?
Buat beli martabak atau nasi
Masuk perut lalu raib menjadi kotoran

Jujur saja, untuk prestisemu bukan?
Dinikmati, hilang entah tak berkesudahan
Atau untuk kesenanganmu?
Buat beli pakaian, poster, atau mainan idaman
Dinikmati, lalu menghilang dari pandangan

Jika engkau hidup hanya untuk itu semua
Maka harga dirimu…..
Nilainya sama dengan apa yang kamu makan
Nilainya sama dengan apa yang kamu keluarkan dari perut hitam
Nilainya sama dengan apa yang kamu rindukan

Karena jasadmu tak ubahnya seperti tembolok karung
Tempat penyimpanan semua makanan yang kamu makan
Karena jasadmu tak ubahnya seperti perekat
Tempat semua kesenangan dunia melekat

Sepekan, setahun, sewindu kau bangun sejuta pundi uang
Engkau lupa bahwa kelak yang kau bangun itu pasti akan kau tinggalkan
Engkau lupa bahwa tempat tinggalmu sesudahnya adalah istana masa depan

Tapi sahabat…..
Jika engkau hidup untuk dakwah
Tak setitik harapan pun kelak akan dirugikan
Tiada seberkas amal pun yang tiada mendapat balasan

Tapi di dalamnya penuh ujian dan batu karang
Dan engkau harus yakin penuh akan janji Allah
Tapi di dalamnya tidak lekas kau dapatkan keindahan
Dan engkau harus yakin bahwa inilah jalan kebaikan

Sahabat….
Jangan terlena dengan kesenangan fana
Jangan terlena dengan gemerlapnya dunia
Itulah yang Allah berikan sebagai hak para musyrikin di dunia
Tiada usah iri dan berfikir untuk hanyut bersamanya

Sahabat……
Jangan sia-siakan hidup di dunia
Bangunlah rumah dakwah
Jika kau di luaskan harta, kembalikanlah di jalan dakwah
Jika kau di luaskan waktu, hibahkanlah di jalan dakwah
Jika kau di luaskan tenaga, berikan untuk lapangnya jalan dakwah
Jika kau di luaskan pikiran, gunakan untuk merenungi ayat-ayatNya
Jika kau diluaskan usia, berikan yang terbaik untukNya

Jangan jadikan dakwah sebagai kegiatan sampingan
Jangan jadikan dakwah sebagai hiburan
Jangan jadikan dakwah sebagai ajang mencari prestise
Jangan jadikan dakwah sebagai pengganti waktu luang
Jangan jadikan dakwah sebagai sarana memburu uang
Karena kelak yang kau dapatkan adalah jahannam
Sebagai balasan atas kemusyrikan yang kau jalankan

Sahabat…….
Jadikan dakwah sebagai ruh kalian di dunia
Jadikan dakwah sebagai rumah tinggal kalian di dunia
Jadikan dakwah sebagai tugas utama kalian di dunia
Jadikan bahwa dengan dakwah diri kalian begitu bahagia

Sahabat…….
Jalan dakwah inilah yang membedakan kita
Dengan para pendusta ayat-ayatNya
Dan jika engkau hidup di dunia tiada untuk tegakan risalahNya
Artinya engkau pun sama dengan mereka
Yang lebih menyukai neraka ketimbang surga
Dan jika engkau hidup, dunia ini sebagai tujuan
Ingatlah bahwa tak lama lagi ruhmu akan dicabut dari badan

Jika hidup tidak untuk dakwah
Trus ente mau ngapain

(Dari http://dudung.net)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: