Oleh: ramdhany | April 8, 2007

Pandanglah ia dengan baik…

Bila engkau bertemu dengan seseorang

Hendaknya engkau memandang dia itu lebih
utama darimu, dan katakanlah dalam hatimu

Boleh jadi dia lebih baik di sisi Allah
daripada diriku ini dan lebih tinggi
derajatnya.

Jika dia orang yang lebih kecil dan
lebih muda umurnya daripada dirimu maka
katakanlah dalam hatimu

Boleh jadi orang kecil ini tidak
banyak berbuat dosa kepada Allah,
sedangkan aku adalah orang yang telah
banyak berbuat dosa, maka tidak
diragukan lagi kalau derajat dirinya
jauh lebih baik daripada aku.

Bila dia orang yang lebih tua, maka
hendaknya engkau berkata dalam hati

orang ini telah lebih dahulu beribadah
kepada Allah daripada diriku.

Jika dia orang yang alim, maka katakan
dalam hatimu

orang ini telah diberi oleh Allah
sesuatu yang tidak bisa aku raih, telah
mendapatkan apa yang tidak bisa aku
dapatkan, telah mengetahui apa yang
tidak aku ketahui, dan telah mengamalkan
ilmunya.

Bila dia orang yang bodoh, maka
katakanlah dalam hatimu

orang ini durhaka kepada Allah karena
kebodohannya, sedangkan aku durhaka
kepada-Nya, padahal aku mengetahuinya.
Aku tidak tahu dengan apa umurku akan
Allah akhiri atau dengan apa umur orang
bodoh itu akan Allah akhiri

Sungguh….
Manusia yang paling mulia derajatnya di
sisi Allah adalah yang paling tinggi
kadar ketaqwaannya di antara manusia
lainnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: