Oleh: ramdhany | Oktober 20, 2012

Tatkala ku tatap..

Tatkala kutatap wajah
Hatiku bertanya
Apakah wajah ini kelak bercahaya dan bersinar indah di surga?
Ataukah wajah ini yang akan hangus legam di neraka jahanam

Tatkala kutatap mata
Nanar hatiku bertanya
Mata inikah yang akan menatap teduh
Kelezatan dan kerinduan yang membentang…
Memandang haru wajah ayah ibu, menatap sahabat
MenatapMu

Atau
Akankah mata ini yang terbeliak
Melotot, menganga
Memburai air mata
Menatap jahanam menganga….

Tuhan..
Akankah mata penuh maksiat ini akan mampu menyelamatkan?
Apa… apa gerangan yang aku tatap selama ini?

Tatkala kutatap mulut
Akankah mulut ini akan memungkasi hidup dengan kalimat suci
Kala sakaratul maut berarak menggerayangi
Ataukah mulut ini yang akan mengecap bara jahanam
Merasakan getir menghanguskan, menghancurkan

Entah berapa banyak..
Hati yang remuk oleh pisau kataku yang mengiris ngilu

Tatkala kupandang tubuhku
Akankah tubuh ini yang akan berpeluk haru
Dalam reuni abadi
Penuh hangat cahaya surga
Ataukah akan terpasung menggelepar
Tanpa ampun menahan dera di neraka yang bergolak?

Tuhan
Dengan wajah apa aku kan menghadapMu?
Dengan raut muka mana aku akan menatapMu?


Wallahu’alambishawab
Jakarta, Oct2012

Oleh: ramdhany | September 30, 2012

Ampunilah kami

Ya Allah..
Duhai zat yang mendetakkan jantung ini
Duhai zat yang selalu memberikan makan kepada hamba-hambanya yang lapar
Duhai yang memberikan air yang sejuk di kala kami dahaga
Duhai yang mengaruniakan kantuk di kala kami lelah
Duhai yang selalu menjaga dan mengurus kami kala kami tertidur
Hanya Engkaulah Yang Maha Agung
Hanya Engkaulah Yang Maha Kuasa..

Ya Allah
Betapapun kami menghianatiMu setiap waktu
Tapi tiada suatu saat pun terputus Engkau memberi nikmat kepada kami

Ya Allah
Jadikanlah hari ini menjadi hari ampunan bagi segala kebusukan kami
Penghapus bagi seluruh dosa-dosa kami
Hari dimana Engkau singkapkan tabir dari hati kami
Hari dimana Engkau gantikan segala kegelapan dengan cahaya IlahiyahMu di hati ini

Ya Afuw ya ghafur..
Ampuni kami..Engkau Yang Maha Mengerti tentang kami
Tubuh kami kotor penuh dosa
Hidup kami berselimut aib

Kini kami berada di hadapanMu
Ampuni ya Allah

Sebusuk apapun masa lalu yang pernah kami lalui
Ampuni sebanyak apapun dosa-dosa yang melumuri tubuh ini
Hapuskan ya Allah sekelam apapun masa lalu kami

Ya Allah..
Duhai zat Yang Maha Pengampun
Kami datang padaMu…

Ya Allah
Kami ingin hidup kami berubah
Gantikan segala kebusukan kami menjadi kesucian dalam pandanganMu
Gantikan segala kegelapan dengan cahayaMu
Gantikan segala kedzaliman kami menjadi hidayah taufikMu
Gantikan Ya Allah

Ampuni dan selamatkan kami
Ibu Bapak kami yaa Allah
Saudara-saudara kami, dari segala bala hidup ini

Ya Allah
Kami ingin merasakan indahnya hidup dekat denganMu
Kami ingin hari-hari yang tersisa ini menjadi hari-hari yang selalu akrab bersamaMu
Kami lelah jauh dariMu ya Allah
Kami tidak ingin terpuruk dan terhina karena tenggelam dalam kesesatan

Berikan kepada kami kemudahan untuk mengenalMu Ya Allah
Berikan kepada kami jalan untuk mendekat kepadaMu
Jadikan kami orang-orang yang selalu merasakan kehangatan dan kasih sayangMu

Ya Allah
Jadikan sujud kami menjadi sujud yang penuh nikmat KepadaMu
Jadikan shadaqah kami menjadi jalan yang membuat kami akrab denganMu
Jadikan amal-amal kami sebagai amal-amal yang tulus hanya karenaMu
Ya Allah jangan biarkan kesibukkan dunia membutakan hati kami
Jangan biarkan pangkat dan jabatan menjerumuskan kami
Jangan biarkan hawa nafsu membuat kami terperosok dalam maksiat

Duhai Allah Yang Maha Agung
Karuniakanlah kepada kami keindahan akhlak
Kelembutan hati, kesejukan qalbu
Pancarkan dari diri kami, keindahan agamaMu ya Allah
Pancarkan dari pribadi diri kami, keagungan agamaMu ya Allah
Jadikan, kehadiran kami di manapun menjadi cahaya bagi ummatMu
Jadikan, kehadiran kami di manapun menjadi penyejuk bagi ummatMu
Menjadi penggelora semangat bagi hamba-hambaMu..

Ya Allah cegahlah kami dari segala godaan yang menggelincirkan
Lindungilah kami dari tipu daya setan yang menyesatkan
Lindungi kami dari segala sifat munafik

Ya Allah
Lindungi kami dari segala kemusyrikan
Dan lindungi kami dari perbuatan apa pun
Yang akan menjadi contoh buruk bagi ummatMu

Ya Allah Engkau adalah tujuan kami
Engkau adalah tumpuan harapan kami
Engkau adalah dambaan hati kami
Karuniakan kami kesempatan memperbaiki diri

Ya Allah jadikanlah kami para pemimpin
Yang dapat menjadi contoh kebaikan dan kemuliaan bagi sebanyak-banyaknya umatMu

Ya Allah..
Berikan ketaqwaan kepada jiwa-jiwa kami dan sucikanlah kami
Engkaulah sebaik-baik yang mensucikannya
Engkau Pencipta dan Pelindungnya

Ya Allah..
Perbaiki hubungan antar kami
Rukunkan antar hati kami
Tunjuki kami jalan keselamatan
Selamatkan kami dari kegelapan dgn cahaya rububiyahMu

Ya Allah..
Jangan Engkau tanamkan di hati kami kesombongan
Dan kekasaran terhadap sesama hamba yang beriman
Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan, pengkhianatan dan kedengkian

Ya Allah
Wahai yang memudahkan segala yang sukar
Wahai yang menyambung segala yang patah
Wahai yang menemani semua yang tersendiri
Wahai yang mengamankan semua yang takut
Wahai penguat segala yang lemah
Mudah bagiMu melancarkan segala yang susah
Engkau Maha Tahu dan melihatnya

Ya Allah
Wahai zat yang Maha Mendengar
Sayangilah kami
Berkahi sisa umur kami ini
Jadikan umur yang tersisa ini membawa maslahat bagi orang tua kami
Bagi keluarga kami, dan bagi sebanyak-banyakNya hambaMu di bumi ini

Ya Allah
Hanya Engkaulah tempat kembali kami
Hanya Engkaulah Yang Maha Tahu sisa umur kami
Berikan kesempatan bagi kami Ya Allah
Mempersembahkan yang terbaik bagi keluarga kami
Masyarakat kami
Bangsa kami
Dan bagi agamaMu yang lurus

Ya Allah
Limpahkanlah hidayah dan taufikMu
Jadikan kami hamba-hamba yg shalih hingga akhir hayat kami
Jadikan akhir hayat kami khusnul khatimah
Lapangkan kubur kami kelak
Jadikan kami ahli surgaMu

Aamiinn

(Kelapa Gading, Sept 30th 2012)

Oleh: ramdhany | September 10, 2012

Jika kau mencintai aku

Wahai ukhti yang melukis rindu..
Atas nama Rabbku, aku ingin mencintaimu karenaNya
Mengukir nama indahmu di bawah langit cintaNya
Menulis hikmah dari pertemuan aku dan dirimu di atas sajadah cinta

Atas nama titah Rabbku..
Cukup ku cintaimu dengan sederhana
Sepanjang hidup, aku ingin atas izinNya
Tak perlu bagiku kau sampaikan gemuruh rindu itu dalam nyata
Cukuplah kau jaga hijabku tanpa kata cinta sebelum ikrar yang direstuiNya

Jika hati ini harus marah karena diammu untukku
Sungguh, jangan kau dekati hati yang tak pernah menghargaimu ini
Karena cukuplah dalam diammu, bukti rindu untukku

Wahai engkau yang menyentuh hatiku
Aku tak mengenali cinta dalam lisan
Karena bukan itu yang namanya cinta karenaNya

Jika kau mencintai ku, cintai aku dalam diammu
Jaga hijab cinta antara kau dan aku
Dan jika saatnya tiba, ketika Allah takdirkan aku untukmu
Cinta sejati tak akan pergi
Semoga inilah cinta karenaNya bersama ridhaNy

Ya Allah
Jangan biarkan aku jatuh cinta pada selainMu
Bila tak ada cinta dari kekasihMu yang merindukan surgaMu
Cukuplah hidupku mengalir dalam mihrab cinta ku padaMu

Wahai Cahaya yang mengalirkan cinta
Izinkan hatiku hanya berlabuh di atas lautan cintaMu
Izinkan hatiku hanya merindu kekasihMu
Izinkan hatiku merindu lebih dalam pada mujahid-mujahidah cintaMu
Izinkan mihrab cinta ini ya Tuhanku

Jakarta, 10 Sept 2012

Oleh: ramdhany | Agustus 3, 2012

Kuatkan tekadku

Ya Allah
Engkau Yang Maha Mengetahui isi hati hamba-hambaMu
Engkau Yang Maha Mengetahui desir hati hambaMu ini
Engkau Yang Maha Pengasih dan Penyayang
Bantulah hambuMu ini untuk tetap berada di jalanMu
Untuk tetap teguh bersama jalan cintaMu

Duhai Allah Yang Maha Mulia
Kuatkanlah tekad dan azzamku
Tegarkanlah keteguhan dan ikhtiarku
Untuk menjalankan ibadah kepadaMu
Untuk melalui kerikil demi kerikil yang menghambat jalanku

Aku tahu..
Ini bukanlah jalan mudah untuk aku lewati
Bukan pula jalan lapang nan luas untuk aku jalani
Tapi izinkanlah aku untuk membuktikan azzam cintaku padaMu
Untuk menebus noda dan kesalahan-kesalahan hambaMu ini

Duhai Allah Yang Maha Pengasih
Lunakkanlah hati orang-orang yang ada di sekeliling hamba
Berilah

Oleh: ramdhany | Agustus 3, 2012

Beri aku kesabaran

Ya Allah
Aku datang padaMu dengan penuh kepasrahan
Ketika dihadapkan kepada pilihan yang tak mudah

Ya Rabbi
Beri ketetapan hati untukku
Hati yang terbaik yang sama-sama kita lihat
Hati yang tak saja menyejukkan dalam pandanganku
Tapi hati yang telah Kau lihat sampai menembus relung kalbunya

Allah yang Maha Kuasa
Yang Maha Melihat masa depan
Yang Maha Mengetahui yang akan terjadi
Engkau jua yang mengetahui keinginan terdalam hatiku

Ya Allah
Jika mendambanya adalah kesalahan
Dan merindunya adalah kekeliruan
Tolong jangan biarkan hati ini terbuai dalam keindahan semu

Jika kesempurnaannya bukan untukku
Tolong bawa jauh dariku
Hapuskan khayalan keindahan tentangnya
Dan jangan biarkan aku terlena dalam keindahannya
Gantikan aku dengan kesempurnaan yang sebenarnya untuknya

Dan jikalah
Kesempurnaanku adalah bersamanya
Beri aku kekuatan menentukan pilihan
Beri aku kesabaran dalam menjalani ikhtiar menggapainya

Jika dia memang untukku
Jangan biarkan aku menyerah
Dan terpuruk dalam belenggu masa lalu

Semoga kau ridhoi kami
Menggenapkan separuh agama
Menapaki jalan menujuMu…
Dan melukis keindahan untuk dunia dan akhirat kami

Tolong beri kesabaran yang penuh
Dalam melalui detik-detik waktu yang berjalan

Amien
Jakarta, Aug 03rd 2012

Oleh: ramdhany | Agustus 2, 2012

Cintailah sewajarnya

Sekuat apa kita setia…
Sehebat apa kita merancang…
Selama apa kita menunggu…
Sekeras apa kita bersabar…
Selama apa kita bertahan bersamanya…

Jikalah Ia tidak menulikan jodoh kita
Bersama orang yang kita sukai
Kita tetap tidak akan bersama dengannya
Walau engkau bersusah payah mendapatkannya

Maka cintailah ia sewajarnya
Kadang yang engkau nilai baik untukmu
Belum tentu baik untuk Allah

Allah Maha Mengetahui apa yang engkau butuhkan
Bukan apa yang engkau inginkan

Wallahu’alambishawab
Jakarta. Aug 2nd, 2012

Oleh: ramdhany | Juli 19, 2012

Puisi tak sampai

Maukah kau membaca
Kata demi kata yang aku tata
Kususun dalam puisi sederhana
Untuk mengungkap segenap rasa

Kutulis puisi ini dengan ragu
Karena sebenarnya aku malu
Jikalau engkau menjadi tahu
Tentang yang kuinginkan padamu

Tahukah kau, gadis?
Dengan susah payah aku menulis
Kalimat-kalimat yang tak romantis
Untukmu sang pemilik senyum manis

Tersendat-sendat coba kurangkai
Kata-kata yang tercerai-berai
Tapi tetap sebatas mengandai-andai

Dan biarlah ini
Menjadi puisi yg tak sampai..

Oleh: ramdhany | Juli 17, 2012

Aku mencintainya

Tidakkah kau bisa merasakan
Indahnya siang ini
Seperti apa yang aku rasakan
Hembusan angin membelai dengan kelembutan
Membasuh sekujur tubuh yang dengan keasrian

Aku bercerita tentang ia
Bidadari dengan senyum yang indah
Yang cantik lahir dan batinnya
Dihiasi dengan paras yang begitu mempesona
Aku terkagum-kagum…

Siang ini semakin indah untuk bercerita
Tentang ia dengan senyum yang indah
Yang menundukkan pandangannya
Dan tersipu malu di hadapan khitbahnya

Alangkah indah karuniaNya
Lihatlah bagaimana ia melangkah
Aku merasakan hentakan kakinya di dadaku
Dia menggetarkan jantungku
Memacu aliran darahku

Tuhan, sampaikan padanya
Aku mencintainya
Aku menyayanginya karena Engkau
Tuhan semesta alam

Teruntuk bidadariku
@tangerang, setelah khitbah

Oleh: ramdhany | Juni 30, 2012

Jikalah kelak..

Jikalah kelak aku menjadi orang tua
Atas anak yang Allah titipkan padaku
Insya Allah aku akan berusaha menjaga dan merawatnya
Dengan cinta dan ketulusan

Aku akan membinanya
Untuk tumbuh dan berkembang
Sebagaimana adanya dirinya
Tanpa harus memaksakan, apa yg bukan pilihannya

Ia adalah karunia Allah
Dengan segala potensi dan bakatnya
Dengan segala cara berfikir dan pilihannya

Aku ingin melihat anakku hidup bahagia
Dengan zaman dan budayanya
Dengan pilihan dan adanya ia
Tanpa harus terkekang oleh cara fikir yg bukan zamannya

Aku ingin ia hidup sebagaimana adanya ia
Dengan kreativitas dan caranya sendiri
Dengan perjuangan dan kegigihannya sendiri
Untuk mewujudkan harapan dan cita-citanya

Karena, bahagiaku adalah bahagia anakku kelak

(Kelapa Gading, Jun 30th 2012)

Oleh: ramdhany | Juni 24, 2012

Apa kabar cintamu..

Duhai diri
Apa kabar imanmu hari ini?
Semoga selalu menapak maju

Apa kabar hatimu hari ini?
Semoga selalu bersih dari debu juga kelabu

Apa kabar cintamu hari ini?
Semoga selalu berpeluh rindu padaNya…

Wahai diri..
Sungguh indah hidup setelah menikah
Apa yang sebelumnya haram menjadi halal
Semua perbuatannya mendapat pahala yang berlimpah di sisiNya
Suka duka dilalui bersama
Senang sedih ada yang menemani
Tawa tangispun bersama

Wahai diri..
Menikah adalah setengah dien
Dan ia menggenapkan dien menjadi satu

Sungguh, menikah seperti melihat dunia lain
Yang tiada pernah dikunjungi sebelumnya…
Apa yang tidak bisa dilihat sebelum menikah
Kini tidak lagi, seakan membuka mata kanan
Yang sebelumnya belum pernah dibuka
Begitu luas, begitu indah
Hingga Rasul pun menyunnahkan suatu pernikahan ini..

“bukan termasuk ummatku, jika ia berkeinginan tidak menikah…”

Wahai diri..
Menikah adalah keputusan besar dari suatu perjanjian berat
Allah menjadi saksi karena Dia Yang Maha Melihat lagi Menatap
Dan setiap undangan yang datang akan mendoakan pernikahan ini

Wahai diri..
Engkau yang sedang berjuang
Nantilah dengan sabar…
Sungguh, Allah Maha Tau yang terbaik untuk dirimu
Siapkan dirimu, hatimu..
Sangat mudah bagiNya memberikan “terkasih” untukmu

Dan mintalah padaNya..
pemilik alam raya dan pencipta “terkasih”mu

Wahai diri
Semoga Allah memudahkan segala urusanmu

Amin Allahumma Amin…

Jakarta, June 24th 2012

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.