<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>.:: ramdhan sites ::. &#187; Leadership and enterpreneuship</title>
	<atom:link href="http://ramdhany.wordpress.com/category/leadership-and-enterpreneuship/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ramdhany.wordpress.com</link>
	<description>Sejernih madu yang berkilau, Setangguh lebah yang mengumpulkannya, dan Sejuta manfaat yang diberikannya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Jan 2010 10:02:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ramdhany.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/01fb4e77b2eee8c6c0128cab8995d86d?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>.:: ramdhan sites ::. &#187; Leadership and enterpreneuship</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ramdhany.wordpress.com/osd.xml" title=".:: ramdhan sites ::." />
		<item>
		<title>Tolong, Berhenti Untuk Merusaknya!</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com/2009/02/18/tolong-berhenti-untuk-merusaknya/</link>
		<comments>http://ramdhany.wordpress.com/2009/02/18/tolong-berhenti-untuk-merusaknya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 14:05:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership and enterpreneuship]]></category>
		<category><![CDATA[Tajuk politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramdhany.wordpress.com/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan2 salmon ke sungai asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang&#8221; yang telah punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan
Seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir.
Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.
Tolong untuk berhenti merusaknya!
[Disampaikan oleh Servern [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=351&subd=ramdhany&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><em>Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.<br />
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan2 salmon ke sungai asalnya.<br />
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang&#8221; yang telah punah.<br />
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan<br />
Seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir.<br />
Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.<br />
<strong>Tolong untuk berhenti merusaknya</strong>!</em></p>
<p style="text-align:center;">[Disampaikan oleh Servern Cullis-Suzuki (gadis 12 tahun) pd konfrensi PBB]</p>
<p>Wahai bapak pemimpin dunia yang terhormat&#8230;<br />
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham.</p>
<p>Saya berada disini<br />
Untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.</p>
<p>Saya berada disini<br />
mewakili anak2 yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.</p>
<p>Saya berada disini<br />
Sntuk berbicara bagi binatang2 yang sekarat<br />
Yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat nya.<br />
Kami tidak boleh tidak di dengar.</p>
<p>Saya merasa takut<br />
Untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang nya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.<span id="more-351"></span></p>
<p>Saya sering memancing di di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan2nya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang&#8221; dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya &#8211; hilang selamanya.</p>
<p>Dalam hidup saya<br />
Saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang&#8221; liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu2. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal&#8221; tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.</p>
<p>Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah2 kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?</p>
<p>Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan nya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahan nya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!</p>
<p>Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.<br />
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan2 salmon ke sungai asalnya.<br />
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang&#8221; yang telah punah.<br />
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan<br />
Seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir.<br />
Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.<br />
<strong>Tolong untuk berhenti merusaknya</strong>!</p>
<p>Di sini, Anda adalah deligasi negara-negara anda.<br />
Pengusaha, Anggota perhimpunan, wartawan atau politisi &#8211; tetapi sebenernya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki&#8221; dan saudara perempuan, paman dan bibi &#8211; dan anda semua adalah anak dari seseorang.</p>
<p>Saya hanyalah seorang anak kecil<br />
Namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama &#8211; perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.</p>
<p>Saya hanyalah seorang anak kecil<br />
Namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama. Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.</p>
<p>Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. walaupun begitu tetap saja negara&#8221; di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan. Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.</p>
<p>Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan &#8211; kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.</p>
<p>Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak&#8221; yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: &#8221; Aku berharap aku kaya , dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak&#8221; jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal dan Cinta dan Kasih sayang &#8221; .</p>
<p>Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi<br />
<strong><em>Mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah</em></strong>?</p>
<p>Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak&#8221; tersebut berusia sama dengan saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak&#8221; yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .</p>
<p>Saya hanyalah seorang anak kecil<br />
Namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.</p>
<p>Di sekolah<br />
Bahkan di taman kanak-kanak, Anda mengajarkan kami untuk berbuat baik.<br />
Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain.<br />
Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.<br />
Tidak menyakiti makhluk hidup lain, berbagi dan tidak tamak&#8230;</p>
<p>Lalu&#8230;.<br />
<strong><em>Mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami</em></strong><br />
Supaya tidak boleh dilakukan tersebut?</p>
<p>Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini.<br />
Mengapa anda melakukan hal ini &#8211; kami adalah anak&#8221; anda semua<br />
Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali.</p>
<p>Orang tua&#8230;<br />
Seharusnya dapat memberikan kenyamanan pada anak&#8221; mereka dengan mengatakan &#8221; Semuanya akan baik-baik saja &#8220;. &#8216;Kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan&#8217; dan &#8216; Ini bukanlah akhir dari segalanya&#8217;</p>
<p>Tetapi saya tidak merasa<br />
Bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi.<br />
Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua?<br />
Ayah saya selalu berkata &#8216;<br />
kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu bukan oleh kata2 mu &#8216;</p>
<p>Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.<br />
Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.</p>
<p>Saya menantang Anda<br />
Cobalah untuk mewujudkan kata2 tersebut.</p>
<p>Sekian dan terima kasih atas perhatiannya</p>
<p><em>Disampaikan Servern Cullis-Suzuki (gadis 12 tahun)<br />
Yang telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam seluruh orang2 penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya, setelah pidato nya selesai serempak seluruh orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun.</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramdhany.wordpress.com/351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramdhany.wordpress.com/351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramdhany.wordpress.com/351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramdhany.wordpress.com/351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramdhany.wordpress.com/351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramdhany.wordpress.com/351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramdhany.wordpress.com/351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramdhany.wordpress.com/351/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramdhany.wordpress.com/351/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramdhany.wordpress.com/351/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=351&subd=ramdhany&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramdhany.wordpress.com/2009/02/18/tolong-berhenti-untuk-merusaknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45efd0ed8cdf260617bd32acb3b5b8f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramdhany</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wahai orang-orang tegar di Palestina!</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com/2009/01/13/wahai-orang-orang-tegar-di-palestina/</link>
		<comments>http://ramdhany.wordpress.com/2009/01/13/wahai-orang-orang-tegar-di-palestina/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 14:07:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership and enterpreneuship]]></category>
		<category><![CDATA[Tajuk politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramdhany.wordpress.com/?p=309</guid>
		<description><![CDATA[“Allah telah menetapkan: “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang”.(al-Mujadilah:21)
Wahai Al-Ikhwan..
Wahai orang-orang yang tegar di Palestina…
Wahai orang-orang yang sedang terkena blokade di Gaza dan al-Khalil…
Ingatlah&#8230;.
Pada setiap fase pasti ada kemenangan, pada saat kezhaliman semakin tinggi intensitasnya akibat blokade, memberikan kekokohan dan keteguhan dalam mengahadapi musuh dari anak-anak kami pasukan perlawanan dan mujahidin, dan -sesungguhnya- kezhaliman kerabat dekat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=309&subd=ramdhany&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><em>“Allah telah menetapkan: “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang”.(al-Mujadilah:21)</em></p>
<p>Wahai Al-Ikhwan..<br />
Wahai orang-orang yang tegar di Palestina…<br />
Wahai orang-orang yang sedang terkena blokade di Gaza dan al-Khalil…</p>
<p>Ingatlah&#8230;.<br />
Pada setiap fase pasti ada kemenangan, pada saat kezhaliman semakin tinggi intensitasnya akibat blokade, memberikan kekokohan dan keteguhan dalam mengahadapi musuh dari anak-anak kami pasukan perlawanan dan mujahidin, dan -sesungguhnya- kezhaliman kerabat dekat lebih keras dan lebih pahit rasanya terhadap jiwa ini;  namun kemenangan pada fase ini adalah adanya tsabat terhadap prinsip dan tidak pernah mau menyerah dalam memperjuangkan untuk mendapatkan hak, bersiap dan menyiapkan diri menuju fase berikutnya untuk meraih kemenangan mengalahkan kelemahan jiwa dan kekurangan azam, bisikan-bisikan syaitan dan perseteruan orang-orang munafik.<span id="more-309"></span></p>
<p>Wahai para mujahid harakah perlawanan Islam HAMAS…<br />
Kalian telah menerima dari orang-orang sebelum kalian yang menempuh  jalan perlawanan dan membawa bendera jihad, dan kalian telah meninggikan syiar “Syahadah atau Menang”</p>
<p>Dan kalian telah menghadirkan begitu banyak syuhada, datang silih berganti dalam kafilah yang penuh berkah, kalian tidak pelit dalam mewujudkan cita-cita, membela prinsip-prinsip dengan ribuan tawanan, ribuan orang jompo dan terluka, ribuan janda dan anak yatim dan ketika kelemahan dan penyakit wahn menyelimuti sebagian orang sebelum kalian pada jalan ini; namun kalian tetap –hingga saat ini- ibarat sebongkah batu besar yang ingin dihancurkan oleh mimpi-mimpi para perampas, pencaplok dan penjajah; sehingga harakah kalian lahir sejak 20 tahun yang lalu dari Gaza yang penuh berkah dan tepi Barat yang penuh dengan mujahid serta beberapa daerah di Palestina, mengangkat bendera intifadhah bersama para mujahid intifadhah dan syiar perlawanan bersama pasukan perlawanan; sehingga kalian memaksa seluruhnya untuk bersatu untuk bergabung di bawah bendera jihad dan tidak tunduk di hadapan musuh yang hina dan menjijikan; yang berusaha dengan tenaga mereka untuk memecah barisan bangsa Palestina, namun sayangnya tidak mendapatkan hasil yang maksimal, sehingga terjadilah di antara para pemimpin Palestina yang mengklaim dan men cap pasukan perlawanan dengan keji, dan jihad dengan sebutan yang hina, yang mana musuh sendiri tidak berani untuk mengucapkannya dan terus terang; dan pada waktu yang bersamaan orang-orang yang jiwa merdeka di seluruh dunia mendukung akan ketegaran bangsa Palestina.</p>
<p>Wahai orang-orang yang tegar di bumi Baitul Maqdis dan kota-kota Baitul Maqdis…</p>
<p>Bahwa sesungguhnya kalian<br />
Tidak hanya sedang mempertahankan bumi dan tempat-tempat suci kalian saja; namun kalian sedang mempertahankan kehormatan umat dan bangsa Arab dan Islam seluruhnya, mempertahankan tempat-tempat suci umat Islam dan umat Nasrani</p>
<p>Bahkan tidak berlebih-lebihan jika saya katakan bahwa kalian sedang mempertahankan nilai-nilai kebebasan, martabat dan persamaan untuk semua manusia, dan melawan racism dan kebencian, diskriminasi dan agresi yang didorong oleh falsafah sekularisme yang dihasilkan pada abad-abad terakhir ini, oleh karena adanya benih-benih Nazism, komunisme dan atheisme, menuhankan manusia, mengagungkan racism dan Zionisme.</p>
<p>Padahal era Nazism, fasisme dan komunisme telah berakhir  sehingga hanya menjadi sejarah kelam belaka, namun kita semua akan menang –insya Allah-, dan atas dukungan dari orang-orang mulia, dan yang memiliki jiwa merdeka di dunia ini untuk melawan Zionisme, Racism, atheisme dan yang menuhankan manusia kita akan meraih kemenangan..</p>
<p>Islam yang mulia dan yang kalian sedang bawa benderanya tidak mengenal  perbedaan (rasis) di antara manusia, tetapi Islam adalah agama kesetaraan dan toleransi, tidak mengenal fasisme yang keji.</p>
<p>Adapun kalian wahai para mujahidin…<br />
Wahai umat yang berhimpun di halaman brigade syuhada intifadhah di Gaza… Gaza yang terjajah… Gaza yang merdeka (insya Allah) ..  Gaza yang mulia..</p>
<p>Percayalah<br />
Dan gantungkanlah tumpuan kalian  pada Allah dan percayalah dengan sepenuh  jiwa atas pembelaan dan dukungan-Nya, ikhlaskanlah segala tindak tanduk, perilaku dan niat kalian hanya untuk Allah semata, dan ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran, dan persatuan barisan Palestina adalah dharuri (sangat dibutuhkan) untuk mencapai kemenangan.</p>
<p>Dan bersabarlah dalam berhadapan dengan para penentang kalian, bertahanlah terhadap ujian dan cobaan yang menimpa kalian yang -kadang- berasal dari bangsa kalian sendiri, dan arahkanlah senjata-senjata kalian ke dada-dada musuh kalian Zionis sang penjajah.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Dengarkanlah seruan Allah<br />
<em></em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Hai orang-orang yang beriman! Bersabar dan kuatkanlah kesabaran kalian dan teguhkanlah jiwa kalian, dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung&#8221; (QS. Al-Imran: 200)</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramdhany.wordpress.com/309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramdhany.wordpress.com/309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramdhany.wordpress.com/309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramdhany.wordpress.com/309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramdhany.wordpress.com/309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramdhany.wordpress.com/309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramdhany.wordpress.com/309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramdhany.wordpress.com/309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramdhany.wordpress.com/309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramdhany.wordpress.com/309/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=309&subd=ramdhany&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramdhany.wordpress.com/2009/01/13/wahai-orang-orang-tegar-di-palestina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45efd0ed8cdf260617bd32acb3b5b8f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramdhany</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat perang</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com/2009/01/13/surat-perang/</link>
		<comments>http://ramdhany.wordpress.com/2009/01/13/surat-perang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 13:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership and enterpreneuship]]></category>
		<category><![CDATA[Tajuk politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramdhany.wordpress.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah surat yang dikirim oleh brigade Al Qassam (sayap militer HAMAS) kepada pasukan batalion Zionis Israel la&#8217;natullah&#8230;.
&#8220;Wahai para tentara yang lugu&#8230;.
Perhatikanlah dengan baik-baik, dan hati-hatilah terhadap tempat dimana kalian berdiri, karena pada waktu berikutnya tidak akan ada kejadian yang serupa dengan sebelumnya
Karena disetiap gang dan setiap jalan dan di setiap tempat akan ada yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=307&subd=ramdhany&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ini adalah surat yang dikirim oleh brigade Al Qassam (sayap militer HAMAS) kepada pasukan batalion Zionis Israel la&#8217;natullah&#8230;.</p>
<p>&#8220;Wahai para tentara yang lugu&#8230;.<br />
Perhatikanlah dengan baik-baik, dan hati-hatilah terhadap tempat dimana kalian berdiri, karena pada waktu berikutnya tidak akan ada kejadian yang serupa dengan sebelumnya</p>
<p>Karena disetiap gang dan setiap jalan dan di setiap tempat akan ada yang menunggu kalian, pasukan Al Qassam berwarna hitam yang akan mencabut nyawa atau menculik kalian</p>
<p>Wahai pasukan zionis&#8230;<br />
Apakah kalian melihat bahwa kehidupan kalian tidak diperhatikan oleh pemimpin kalian? </p>
<p>Mereka lebih memilih kalian mati daripada memenuhi komitmen yang mereka putuskan untuk mengembalikan kalian kepada keluarga  pada saat kalian di tawan?</p>
<p>Padahal seorang tentara yang bernama Gilad masih ada di tangan kami, dan tidak diperhatikan sama sekali oleh pemimpin kalian, dan mereka tidak peduli untuk memperhatikan kondisi dan keselamatan hidupnya&#8221;</p>
<p>Semoga Allah memberikan kemenangan pada HAMAS&#8230;amin</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramdhany.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramdhany.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramdhany.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramdhany.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramdhany.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramdhany.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramdhany.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramdhany.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramdhany.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramdhany.wordpress.com/307/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=307&subd=ramdhany&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramdhany.wordpress.com/2009/01/13/surat-perang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45efd0ed8cdf260617bd32acb3b5b8f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramdhany</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Untuk Pemimpin</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com/2009/01/11/surat-untuk-pemimpin/</link>
		<comments>http://ramdhany.wordpress.com/2009/01/11/surat-untuk-pemimpin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 10:50:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership and enterpreneuship]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramdhany.wordpress.com/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Wahai kalian&#8230;
Bila Anda maju sebagai pemimpin negeri ini
Karena hanya ingin meraih popularitas, maka ketahuilah bahwa Anda hanya membuang-buang waktu saja karena saya juga tidak mau membuang-buang waktu untuk menebak wajah Anda sebenarnya di balik topeng-topeng yang Anda pakai ketika berhadapan dengan saya tetapi Anda lepas ketika berpaling dari saya.
Bila Anda maju sebagai pemimpin negeri ini&#8230;
Untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=303&subd=ramdhany&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Wahai kalian&#8230;<br />
Bila Anda maju sebagai pemimpin negeri ini<br />
Karena hanya ingin meraih popularitas, maka ketahuilah bahwa Anda hanya membuang-buang waktu saja karena saya juga tidak mau membuang-buang waktu untuk menebak wajah Anda sebenarnya di balik topeng-topeng yang Anda pakai ketika berhadapan dengan saya tetapi Anda lepas ketika berpaling dari saya.</p>
<p>Bila Anda maju sebagai pemimpin negeri ini&#8230;<br />
Untuk menguntungkan golongan Anda saja dan bukan rakyat Indonesia keseluruhan, maka sadarlah bahwa Anda sedang berkawan dengan mereka yang berjumlah sangat sedikit tetapi menuntut banyak, sedangkan Anda mengesampingkan rakyat Indonesia yang berjumlah banyak tetapi menuntut sedikit. Sadarlah bahwa ketika suatu saat Anda tidak bisa memenuhi tuntutan kawan-kawan Anda, maka Anda tidak akan menerima hadiah dari mereka selain pengkhianatan.</p>
<p>Bila Anda maju sebagai pemimpin negeri ini&#8230;<br />
Untuk meraih kekayaan pribadi hasil eksploitasi Anda terhadap negeri ini, maka tolonglah Anda beranikan diri agar berwasiat untuk suatu saat kelak ketika Anda wafat, meminta kepada rakyat Indonesia agar memenuhi isi kuburan Anda dengan semua kekayaan Anda.</p>
<p>Bila Anda maju sebagai pemimpin negeri ini&#8230;<br />
Tetapi berharap penghormatan dan penyanjungan terha dap diri Anda digaungkan dan digemakan, maka siapakah Anda bila dibandingkan dengan Rasulullah SAW yang melarang para sahabatnya yang semula duduk untuk bangkit berdiri menyambut kedatangan Beliau? Siapakah Anda dibandingkan Khalifah Umar bin Khattab yang menerima kunci Yerussalem dalam keadaan menuntun hewan tunggangan dengan teman seperjalanannya di atas hewan tersebut?</p>
<p>Bila Anda maju sebagai pemimpin&#8230;.<br />
Tetapi saya melihat Anda terlalu gemuk untuk seorang pemimpin, maka bagi saya Anda tidak pantas untuk menjadi pemimpin. Tidakkah Anda malu menjadi pemimpin negeri ini jika tidak bisa menyesuaikan selera mewah makan Anda dengan selera sederhana rakyat Anda? Masihkah Anda ingat betul kondisi rakyat Anda ketika perut Anda sering kekenyangan sedangkan rakyat Anda ingat betul pemimpin mereka ketika perut mereka sering kelaparan? Bukan berarti Anda tidak boleh gemuk. Anda boleh gemuk selama Anda tidak menjadi pemimpin negeri ini.</p>
<p>Bila Anda ingin maju sebagai pemimpin negeri ini&#8230;<br />
Tetapi tidak mampu melepaskan diri dari kebiasaan hidup melebihi kesederhanaan rakyat, maka bagaimana Anda bisa menjadi pemimpin sedangkan Anda belum mampu memerintah diri Anda untuk hidup sebagaimana rakyat Anda hidup.</p>
<p>Anda boleh kaya karena Anda pengusaha, Anda boleh kaya karena Anda mendapat banyak kemanfaatan dari harta Anda, Anda boleh hidup mewah karena harta Anda memang tersedia untuk itu, Anda boleh hidup mewah karena itu menunjukkan hasil kerja keras Anda, Anda boleh hidup berkelas atas karena Anda memang mempunyai kesempatan untuk itu, Anda boleh bergaya hidup kelas tinggi karena memang itulah lingkungan Anda.</p>
<p>Tetapi&#8230;<br />
Ketika Anda maju sebagai pemimpin, rakyat mana yang Anda pimpin jika mereka hidup dalam kesederhanaan sedangkan Anda hidup melebihi kesederhanaan. Rakyat mana yang hendak bersilaturahim dengan Anda jika kediaman Anda dan tetangga tersekat oleh pagar-pagar keangkuhan yang menyuruh rakyat Anda pulang sebelum bertamu. Rakyat mana yang hendak Anda pimpin jika halaman Anda terlalu mulus untuk disinggahi sepeda tua yang berpasir, becak lusuh yang berhiaskan becek, sepatu kusam yang basah oleh keringat perjuangan pemakainya, dan kaki telanjang yang melangkah apa adanya, alami sebagaimana polosnya kebanyakan rakyat Anda.</p>
<p>Bila Anda maju sebagai pemimpin<br />
Adakah orang lain yang lebih Anda dengar suaranya ketimbang para ulama yang ikhlas? Tahukah Anda bahwa merekalah pewaris para Nabi dan Rasul? Tahukah Anda bahwa mereka melihat dengan hati yang disinari langsung oleh ALLAH ketika pandangan mata Anda tak sanggup menembus hati terdalam karena banyaknya yang Anda ingat selain Dia Yang Maha Dekat melebihi urat leher Anda?</p>
<p>Siapa yang bisa menasihati Anda atas persoalan yang menggelisahkan hati Anda jika tidak para ulama yang ikhlas? Tidakkah Anda membaca sejarah kehancuran bangsa-bangsa terdahulu karena pemimpin mereka meninggalkan ulama mereka?</p>
<p>Bila Anda maju sebagai pemimpin&#8230;<br />
Tetapi Anda melihat Islam sebagai hambatan dan ganjalan dalam menjalankan kepemimpinan Anda, maka saya harus berhenti sebentar dan menarik nafas dahulu. Tahukah Anda bahwa ketika Anda dan saya lahir ke dunia, kalimat tauhid didengungkan di telinga Anda dan saya untuk menegaskan kembali persaksian pertama yang pernah kita deklarasikan ketika Anda dan saya masih di alam ruh?</p>
<p>Tahukah Anda&#8230;.<br />
Bahwa keselamatan Anda tergantung pada sejauh mana Anda pegang teguh syahadat Anda? Ingatkah Anda bahwa Anda dan saya termasuk dalam definisi kata “Umatku-Umatku…“ yang disebut-sebut Rasulullah Saw di akhir hayatnya karena cemas akan keadaan umatnya bila menganggap ada warisan yang lebih berharga ketimbang warisan Rasulullah SAW, yaitu Al Quran dan As Sunnah?</p>
<p>Kepada rakyat mana Anda memandang kalau bukan kepada Umat Islam yang memenuhi bumi Indonesia ini? Identitas apa yang ingin Anda kenakan pada rakyat Anda jika rakyat Anda sudah menganggap bahwa mereka sudah cukup dengan identitas mereka sebagai seorang muslim? Sudahkah Anda membaca dan memaknai Al Quran dari Al Fatihah hingga An Nas sehingga Anda mendapati ada panduan hidup yang lebih memuaskan hati ketimbang Al Quran? Seberapa pintar Anda, seberapa cerdas Anda, seberapa tahu Anda, seberapa berani Anda untuk menantang Yang Menurunkan Al Quran ini, Dia Yang Tahu persis jumlah pasti helai rambut Anda?</p>
<p>Saya bukanlah siapa-siapa&#8230;<br />
Dan Anda tentu lebih istimewa dari saya, tetapi ingatlah, kelak di Hari Pengadilan Raya, saya akan bersaksi untuk diri saya sendiri dan menjadi saksi pula untuk pemimpin bangsa saya. Bila Anda maju sebagai pemimpin, semoga Anda punya rencana untuk menghadapi persaksian saya kelak.</p>
<p><em>Wallahu&#8217;alambishawab<br />
Dikutip dari eramuslim.com</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramdhany.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramdhany.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramdhany.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramdhany.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramdhany.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramdhany.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramdhany.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramdhany.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramdhany.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramdhany.wordpress.com/303/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=303&subd=ramdhany&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramdhany.wordpress.com/2009/01/11/surat-untuk-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45efd0ed8cdf260617bd32acb3b5b8f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramdhany</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Taujih (Ketua Majlis Syura PKS)</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com/2008/09/15/taujih-ketua-majlis-syura-pks/</link>
		<comments>http://ramdhany.wordpress.com/2008/09/15/taujih-ketua-majlis-syura-pks/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 14:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership and enterpreneuship]]></category>
		<category><![CDATA[Tajuk politik]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramdhany.wordpress.com/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmanirrahim
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih
Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
Duhai ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah&#8230;.
Pada hari ini, di bulan suci ini Allah SWT kembali memberikan kesempatan dan kekuatan kepada kita untuk berkumpul bersama yang inilah bagian dari upaya kita memperkokoh ruhul jama’ah kita, memperkokoh kebersamaan kita. Memperkokoh ruhul jama’iy kita, memperkokoh semangat kerja sama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=234&subd=ramdhany&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bismillahirrahmanirrahim<br />
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih<br />
Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang</p>
<p>Duhai <em>ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah</em>&#8230;.<br />
Pada hari ini, di bulan suci ini Allah SWT kembali memberikan kesempatan dan kekuatan kepada kita untuk berkumpul bersama yang inilah bagian dari upaya kita memperkokoh <em>ruhul jama’ah</em> kita, memperkokoh kebersamaan kita. Memperkokoh <em>ruhul jama’iy</em> kita, memperkokoh semangat kerja sama kita dalam menggalang seluruh kekuatan untuk berjayanya dakwah di negeri Indonesia tercinta ini, untuk berjayanya Islam di negeri tercinta ini, untuk tegakkan <em>kalimatullah hiyal’ulya</em> di bumi pertiwi ini.</p>
<p>Alhamdulillah&#8230;<br />
Dengan <em>ri’ayah</em> , <em>inayah</em> dan pertolongan dari Allah SWT, kita mengayunkan langkah-langkah <em>musyarokah</em> kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini sudah berumur sepuluh tahun. Dan kalau dilihat dari sudut pandang waktu sepuluh tahun ini, kita merasakan betapa dukungan dan pertolongan Allah SWT sehingga dakwah ini tumbuh berkembang, dakwah ini sanggup meluaskan sayapnya di seluruh penjuru tanah air. Dakwah ini (dengan pertolongan Allah) sudah sampai ke segenap lapisan masyarakat berusaha menyentuh relung hati segenap komponen bangsa.</p>
<p>Dengan pertolongan Allah SWT&#8230;<br />
Dakwah ini semakin dirasakan sebagai bagian dari gerak langkah perjuangan umat Islam di Indonesia. Dakwah ini sebagai bagian dari gerak langkah perjuangan bangsa Indonesia untuk menuju kejayaannya, menuju kesejahteraannya, menuju kedamaiannya. Sehingga mudah-mudahan negeri ini dijadikan oleh Allah SWT sebagai <em>baldatun thayyibatun warabbun ghafuur</em>.</p>
<p><em>Ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah</em>&#8230;..<br />
Kita bermusyarokah, berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sudah sepuluh tahun. Sudah tentu sudah selayaknya kita semakin memperkokoh, semakin memperkuat, semakin membuktikan bahwa tujuan-tujuan dakwah secara bertahap berhasil kita raih dengan pertolongan Allah SWT.</p>
<p>Pada saat-saat ini, kita mengayunkan langkah-langkah gerakan dakwah ini menuju tahun kesebelas. Tahun di mana terdapat momentum nasional  Pemilu Legislatif 2009 dan pemilihan  pimpinan Negara Republik Indonesia. Dan tentu, di momentum yang sangat strategis ini kita harus memastikan bahwa tujuan-tujuan <em>musyarokah</em> kita (<em>ahdaful musyarokah</em>) tidak berbelok sedikitpun, tidak menyimpang sedikitpun.</p>
<p>Dari sejak awal, musyarokah kita bukan ditujukan, bukan dimaksudkan untuk menang-menangan. Menang-menangan artinya kemenangan <em>zhahir</em> saja yang cenderung diisi dengan <em>al-kibr</em> dan <em>al-kibriya’</em>, merasa besar dan sombong. Justeru kita bermusyarokah untuk mencapai kemenangan sejati.</p>
<p>Kemenangan sejati&#8230;.<br />
Sebagaimana yang disebutkan oleh Imam Ahmad ibn Hambal</p>
<p style="text-align:center;"><em>Kemenangan sejati yang paling mendasar, yang paling substansial adalah kemenangan sejati itu baru diraih jika maa laazamal haqqu quluubanaa.  Selama kebenaran tetap bersemayam di hati kami. Tidak terkontaminasi oleh noda-noda kehidupan. Tidak tergoda oleh asa apapun bentuknya yang membuat hati terisi nilai-nilai lain selain nilai kebenaran yang bersifat rabbani yang bersumber dari Allah SWT.</em></p>
<p style="text-align:left;">
<p><span id="more-234"></span><br />
<em>Ikhwan</em> dan <em>akhwat fillah</em>&#8230;.<br />
Kita harus menjadi <em>junudullah</em> (prajurit-prajurit Allah) terdepan dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa ini dan dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan negeri ini.  Karena negeri ini adalah merupakan anugerah besar dari Allah ba’da al-iman yang harus kita syukuri dengan memberdayakannya, menjayakannya, dan mengunggulkannya. Sehingga mampu memberi kontribusi positif  dalam pergaulan antar bangsa dalam kehidupan global, kehidupan internasional.</p>
<p>Dan antum&#8230;<br />
Mempunyai modal dasar yang kokoh untuk itu karena sejak awal berkenalan dengan dakwah ini, sejak awal berkenalan dengan <em>jama’ah</em> ini, pertama-tama <em>ba’da al-aqidah wal imaan</em>, yang dibangun adalah <em>ruuhul jama’ah</em> dan <em>ruuhul amal jama’iy</em>. Setelah diperkokoh aqidah dan iman, setelah diperkokoh <em>fikrah</em>nya (idealismenya), kemudian diperkokoh semangat kebersamaan dan semangat kerjasama yaitu <em>ruuhul jama’ah</em> dan <em>ruhul ‘amal jama’iy</em>.  Modal besar ini sudah tentu harus kita bawa ditengah-tengah pergaulan berbangsa dan bernegara. Kita harus menjadi unsur pemersatu, kita harus menjadi faktor yang mempunyai daya kohesif tinggi terhadap kesatuan bangsa-bangsa. Jangan sampai agenda-agenda yang sebetulnya sudah usang, paradigma-paradigma yang sudah usang, sisa warisan perang dingin  barat dan timur dipelihara. Ekstrem kanan dan ekstrem kiri, paradigma ekstrem kanan dan ekstrem kiri  yang hanya memecah belah bangsa ini, yang hanya menghancurkan kesatuan bangsa ini sudah harus ditinggalkan oleh bangsa ini.</p>
<p>Istilah-istilah&#8230;<br />
Yang sebenarnya, substansinya sama dibesar-besarkan, seolah-olah merupakan unsur <em>mufasholah</em> (faktor pemisah)  antara komponen bangsa. Istilah-istilah kerakyatan, dibeda-bedakan dengan istilah keumatan, dibeda-bedakan dengan istilah kebangsaan. Padahal rakyat dan umat dalam bahasa Arab artinya itulah bangsa. Substansinya sama. Istilah-istilah marhaen, seolah-olah berbeda dengan pembelaan kita kepada <em>dhu’afa</em>. Padahal marhaen adalah simbol dari kepapaan, ke<em>dha’if</em>an.  Istilah-istilah yang banyak dimasukkan hanya memecah belah kesatuan dan persatuan kehidupan berbangsa dan bernegara.  Kita harus melakukan <em>taqrib</em>, usaha-usaha pendekatan antar komponen bangsa yang dipecah belah oleh paradigma-paradigma <em>import</em>, oleh istilah-istilah <em>import </em>yang tidak bersumber dari budaya asli bangsa Indonesia yang religius.</p>
<p>Dan ikhwan akhwat sekalian&#8230;<br />
Sekali lagi, pastikan kehadiran kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini dalam berkontribusi, ber<em>musyarokah</em> ini. Di manapun, apakah di tengah-tengah masyarakat atau di lembaga-lembaga negara seperti antum yang sedang diperjuangkan dan dihantarkan oleh <em>jama’ah</em>, oleh partai ini untuk menduduki pos-pos <em>legislative</em>. Di  lembaga itu, <em>ikhwan</em> dan <em>akhwat </em>harus menjadi unsur perekat. Harus menjadi faktor perekat, faktor pemersatu untuk mensukseskan, untuk memastikan  salah satu tujuan <em>musyarokah</em> yaitu <em>almusyarokah littauhiid wal binaa’</em>. Di mana kita dengan persatuan dan kesatuan mendorong agar bangsa ini bangun, bangkit, berjuang  untuk mencapai  kejayaannya yang diridhoi oleh Allah SWT.</p>
<p>Yang kedua&#8230;.<br />
Bahwa <em>musyarokah</em> kita ini selain mempersatukan dan membangun, berdaya kohesif dan menjadi penerus pembangunan bangsa dan negara ini, <em>musyarokah</em> kita juga harus berkontribusi agar negara kita ini menjadi negara yang kuat, yang kokoh. Jangan menjadi Negara yang dilecehkan tetangga-tetangganya. Jangan menjadi negara dan bangsa yang dideskreditkan oleh tetangga-tetangganya. Jangan menjadi negara dan bangsa yang sama sekali tidak diperhitungkan oleh bangsa-bangsa lain. Apalagi kontribusinya, jangan menjadi bangsa dan negara yang menjadi beban dalam pergaulan internasional.  Oleh karena itu yang kedua adalah <em>al-musyarokah littaqwiyati wat tastbit.</em></p>
<p>Musyarokah kita&#8230;<br />
Untuk memperkuat dan memperkokoh Negara kesatuan Republik Indonesia ini. Memperkokoh  dan memperkuat persatuan segenap komponen bangsa Indonesia ini. Agar bangsa dan Negara ini jangan menjadi bangsa dan Negara yang lemah. Oleh karena itu kepada <em>ikhwan</em> dan <em>akhwat fillah</em>, yang <em>Alhamdulillah</em> memiliki <em>kafaat</em> (kemampuan), memiliki kompetensi yang patut dibanggakan dan diunggulkan ditengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara ini. Agar berkiprah memberikan kontribusi positif untuk membangun kekuatan bangsa dan Negara ini.</p>
<p>Ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah</p>
<p>Kekuatan bangsa dan Negara ini tidak mungkin tercapai kalau tujuan pertama dari musyarokah yaitu al musyarokah littauhid wal binaa’ tidak tercapai. Bangsa ini akan keropos kalau komponennya terpecah belah, tercerai beraikan. Bangsa ini akan lemah, kalau tidak bisa membangun diri, tidak bisa memberdayakan dan mendaya gunakan potensi yang sudah dianugerahkan oleh Allah SWT kepada kita. Untuk menjadi factor taqwiyah wa tastbit. Memperkuat  dan mengokohkan kehidupan berbangsa dan bernegara ini, modalnya sebetulnya Cuma satu asal kita mau bersyukur.</p>
<p>Negeri ini&#8230;.<br />
Menghendaki kader-kadernya yang pandai bersyukur. Menghendaki pemimpin-pemimpinnya yang pandai bersyukur. Negeri ini menghendaki pejuang-pejuangnya, mujahidnya yang pandai bersyukur.  Allah sudah memberikan banyak sekali karunia-Nya kepada negeri ini. Banyak potensi yang belum terolah. Banyak potensi yang terbengkalai, banyak potensi yang <em>mubadzir</em>. Banyak potensi yang diekploitasi oleh kekuatan-kekuatan asing. Oleh karena kelemahan-kelemahan kita. Oleh karena kebodohan kita. Oleh karena terjebak oleh kepentingan-kepentingan pribadi dan kelompok. Sehingga kekayaan yang diberikah oleh Allah di negeri ini tergadaikan kepada negeri asing dengan amat sangat murah. </p>
<p>Kita sebagai yang hadir ber<em>musyarokah</em>&#8230;.<br />
<em>Almusyarokah littaqwiyah wat tatsbit</em> untuk memperkuat dan memperkokoh. Sudah barang tentu harus waspada. Waspada berani mengevaluasi kebijakan-kebijakan lama yang menyiksa bangsa ini. Berani mengevaluasi seluruh produk-produk konstitusi, perundang-undangan, perda-perda, perjanjian-perjanjian dengan luar negeri. Yang menginginkan bangsa ini,yang melemahkan bangsa ini, yang menjadi bangsa ini terpuruk. Kekayaan melimpah ruah, bukan dinikmati oleh rakyat. Tapi hanya dinikmati oleh sekelompok tertentu. Bahkan mengalir setiap hari ke negeri-negeri asing. Bukan dalam kerjasama yang saling menguntungkan. Tapi kerjasama yang timpang. Kerja sama yang mengandung unsur pelecehan kepada bangsa ini. Kerjasama yang mengandung penipuan kepada bangsa ini. Kerjasama yang merupakan mengandung unsur konspirasi terhadap bangsa ini. Semua ini harus dihentikan.</p>
<p><em>Ikhwan</em> dan <em>akhwat fillah rahimakumullah</em><br />
Sebagaimana kita tak ingin negri ini mundur, kita juga tidak ingin bangsa ini statis. Kita tidak ingin bangsa ini <em>jumud</em>. Kita tidak ingin bangsa ini mandeg. Oleh karena itu tujuan <em>musyarokah</em> kita yang ketiga adalah <em>al-musyarokah lit taghyiir wat tajdiid</em>. <em>Musyarokah</em> kita, kontribusi kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara  untuk melakukan perubahan dan pembaharuan. </p>
<p><em>Al-musyarokah lit taghyiir wat tajdiid</em>&#8230;<br />
Kita hadir untuk melakukan perubahan, semuanya berubah, mustahil tidak berubah. Jika tidak mau berubah, dia akan menjadi korban perubahan. Akan digilas oleh perubahan. Karenanya kalau kita tidak mau menjadi korban perubahan, kita harus menjadi pelopor perubahan, pelopor pembaharuan.</p>
<p><em>Ikhwan</em> dan <em>akhwat fillah rahimakumullah</em>&#8230;.<br />
Semangat perubahan dan pembaharuan adalah merupakan bagian penting dari gerakan dakwah. Dari sejak awal dalam <em>manhaj takwiniyah</em>.  kita tekankan bahwa harakatud dakwah, gerakan dakwah adalah <em>harakatut taghyiir</em> (gerakan perubahan).  <em>Harakatud</em> dakwah adalah <em>harakatut tajdiid</em>. Gerakan dakwah adalah gerakan pembaharuan.  Oleh karena itu dengan sangat meyakinkan dan dengan sangat mantap muassis dakwah ini mengatakan bahwa kader-kader dakwah harus menjadi jiwa-jiwa pembaharu.</p>
<p>Agar menjadi jiwa baru<br />
Agar menjadi semangat baru<br />
Agar menjadi moral baru<br />
Agar menjadi kekuatan baru yang mengalir di tubuh umat ini. </p>
<p>Agar umat ini tidak statis, tidak jumud, tidak mandeg. Seluruh kader dakwah merupakan <em>ruuhun jadiidatun tasrii fii jasadil ummah</em>. Jiwa baru yang mengalir di tubuh umat ini. Kita harus menjadi innovator perubahan. Selalin inisiator yang berinisiatif, tapi juga innovator. Mempunyai daya inovatif tinggi  dalam melakukan perubahan dan pembaharuan di segala sektor kehidupan. Jangan sampai bangsa ini tertinggal akibat segan berubah karena malas. Atau bahkan takut berubah, akibat mempertahankan kepentingan-kepentingan pribadi atau kepentingan-kepentingan kelompok/golongan. Karena perubahan dan pembaharuan berarti dinamisasi. Perubahan dan pembaharuan berarti repositioning di segala segenap potensi bangsa.  Dan kita selalu dengan menjadikan <em>musyarokah littaghyiir wat tajdiid</em> ini. Kita melakukan redinamisasi <em>repositioning</em> kita. Dan repositioning posisi-posisi kita; apakah poisisi politik kita, posisi social kita, posisi finansial kita, porsi budaya kita, posisi dalam sains dan teknologi. Kita harus mencapai posisi-posisi baru yang lebih maju, lebih berdaya guna. Lebih berdaya saing, lebih memberikan manfaat. Bukan saja kepada bangsa ini, tapi manfaat kepada kemanusiaan. Karena bangsa  yang muslim ini mengemban misi utama <em>rahmatan lil’alamin</em>.</p>
<p><strong>Bersambung&#8230;..</strong><em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ramdhany.wordpress.com/234/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ramdhany.wordpress.com/234/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramdhany.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramdhany.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramdhany.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramdhany.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramdhany.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramdhany.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramdhany.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramdhany.wordpress.com/234/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramdhany.wordpress.com/234/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramdhany.wordpress.com/234/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=234&subd=ramdhany&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramdhany.wordpress.com/2008/09/15/taujih-ketua-majlis-syura-pks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45efd0ed8cdf260617bd32acb3b5b8f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramdhany</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Take Action !!!</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com/2008/05/17/take-action/</link>
		<comments>http://ramdhany.wordpress.com/2008/05/17/take-action/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 May 2008 14:46:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership and enterpreneuship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramdhany.wordpress.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[Mulailah dari tempat di mana Anda berada, dan mulailah sekarang. Anda sampai, hanya karena Anda berangkat. Dan ingatlah, bahwa batas waktu itu, dibuat bukan karena Anda harus selesai, tetapi karena Anda harus segera memulai.
Janganlah berlaku seperti orang yang mengeluhkan apa saja yang tidak terlihat di dalam sebuah gambar. Berfokuslah pada yang telah jelas terlihat, mengoptimalkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=198&subd=ramdhany&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mulailah dari tempat di mana Anda berada, dan mulailah sekarang. Anda sampai, hanya karena Anda berangkat. Dan ingatlah, bahwa batas waktu itu, dibuat bukan karena Anda harus selesai, tetapi karena Anda harus segera memulai.</p>
<p>Janganlah berlaku seperti orang yang mengeluhkan apa saja yang tidak terlihat di dalam sebuah gambar. Berfokuslah pada yang telah jelas terlihat, mengoptimalkan apa yang ada, apa yang tersedia dan bisa diberdayakan dengan sebaik-baiknya karena dari sanalah Anda mencapai tempat-tempat yang belum terlihat bahkan oleh imajinasi Anda. Lalu bekerja keraslah dalam kedamaian bahwa Anda telah melakukan yang benar. Janganlah berupaya menjelaskan mengapa Anda tidak mencapai yang belum Anda capai. Bekerjalah untuk mencapai yang telah jelas bagi Anda. Maka, mulailah keberhasilan Anda dari mana pun Anda berada.</p>
<p>Banyak orang yang begitu pandai membuat rencana dan rencana, melakukan analisa demi analisa, dan melakukan prakiraan demi prakiraan, namun tak banyak orang yang mau dan berani mengeksekusinya. Kegagalan bukan karena rencana yang lemah, analisa yang tumpul, tapi karena eksekusi yang lemah dan tak kunjung terlaksana. </p>
<p>Mungkin terlalu banyak pertimbangan dan alasan sehingga rencana-rencana yang telah tersusun tidak terjadi, kalau mahasiswa akan terbayang bagaimana dengan kuliah, takut kuliah akan terbengkalai, kalau sedang bekerja disebuah perusahaan atau di manapun, timbul sebuah sebuah keraguan dalam diri sehingga menganggap tidak mungkin melakukan ini.</p>
<p>Yakinlah, kenyataan yang akan hadapi tidak sesulit dan sebesar yang ditakutkan. Padahal kita sendiri yang membesar-besarkan dan mendramatisir ketakutan itu sendiri. Tidak perlu takut untuk melangkah, melalukan langkah awal memang sungguh berat tapi setelah anda melangkahinya akan bahagia dan akan mengukir sejarah baru dalam hidup.</p>
<p>Jika hari ini masih bisa melihat indahnya mentari terbit diufuk timur, paru-paru masih bisa menghirup udara segar, dan sebelum tenaga dan semangat yang masih biru dalam diri berubah menjadi kusam. Lakukanlah segera semua impian-impian yang pernah diukir, buka kembali buku impian, katakan kepada istri, suami, anak, orang tua, sahabat, atasan, bawahan, partner kerja, dan kepada siapa pun bahwa anda akan melakukannya segera tahun ini, bulan ini, minggu ini, hari ini dan saat ini juga&#8230;jangan tunda lagi. </p>
<p>Karena menunda tidak akan pernah menjadikan impian menjadi kenyataan, dan yang pasti menunda akan membuat anda semakin takut untuk melakukannya sehingga sang waktu akan menelan semua impian anda. </p>
<p><em>So, take action&#8230;!!! </p>
<p>Wallahu’alambishawab<br />
30 03 08</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ramdhany.wordpress.com/198/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ramdhany.wordpress.com/198/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramdhany.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramdhany.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramdhany.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramdhany.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramdhany.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramdhany.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramdhany.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramdhany.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramdhany.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramdhany.wordpress.com/198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=198&subd=ramdhany&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramdhany.wordpress.com/2008/05/17/take-action/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45efd0ed8cdf260617bd32acb3b5b8f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramdhany</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Kegagalan</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/31/belajar-dari-kegagalan/</link>
		<comments>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/31/belajar-dari-kegagalan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 03:42:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership and enterpreneuship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/31/belajar-dari-kegagalan/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam hidup, ada dua pilihan yang dapat kita pilih, bergerak maju atau diam tak melangkah. Apabila bergerak yang menjadi pilihan maka tidak ada jaminan untuk berhasil namun jika pilihannya adalah hanya diam maka kegagalan telah benar-benar datang menghampiri. Orang yang berusaha selalu belajar dari kesalahan dan kegagalan, berusaha mencoba, dan tak terjatuh dalam lubang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=181&subd=ramdhany&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam hidup, ada dua pilihan yang dapat kita pilih, bergerak maju atau diam tak melangkah. Apabila bergerak yang menjadi pilihan maka tidak ada jaminan untuk berhasil namun jika pilihannya adalah hanya diam maka kegagalan telah benar-benar datang menghampiri. Orang yang berusaha selalu belajar dari kesalahan dan kegagalan, berusaha mencoba, dan tak terjatuh dalam lubang yang sama.</p>
<p>Dari sekian banyak orang yang bercita-cita mungkin hanya sedikit orang yang bersungguh-sungguh menggapainya. Berfikir berlebihan, rumit, dan terbayang ketakutan akan kegagalan demi kegagalan. Dan akhirnya cita-cita hanya sekedar harapan demi harapan. Berguguran saat peperangan belum dimulai dan ditabuh.</p>
<p>Dalam hidup, kegagalan memang kerap datang menghampiri, dan memang terkadang kita membutuhkan kesalahan untuk mencapai kualitas hasil yang lebih tinggi. Jika kita sedang bersungguh-sungguh bekerja keras pada dasarnya juga sedang bersungguh-sungguh menyediakan kesempatan bagi timbulnya kesalahan. Dan timbulnya kesalahan adalah tanda diperlukannya cara-cara yang lebih baik.</p>
<p>Ketahuilah membuat kesalahan dan bahkan gagal dalam melakukan sesuatu yang berguna adalah lebih baik dari pada tidak pernah salah karena tidak melakukan apapun. Banyak orang terpelajar sangat teliti dan berhati-hati yang berlebihan untuk memulai sesuatu. Melakukan perencanaan dengan sangat dan teramat matang, melakukan analisa, dan <em>review</em> yang berulang-ulang, tetapi tak juga berani memulai karena takut salah. Padahal, seandainya segera memulai mungkin lebih banyak pelajaran yang diperoleh, baik berhasil ataupun gagal.</p>
<p>Bilakah seandainya seorang anak kecil mudah menyerah, takut, dan tak berani belajar berjalan, melangkah, menyeimbangkan langkah kaki kiri dan kanan agar tegak, mungkin dia akan hanya mampu berbaring seumur hidup. Dan bila seorang anak kecil bisa berjalan, ia cenderung senang berlarian ke sana dan ke sini, tidak menyerah meski terbentur tembok, sampai akhirnya bisa berjalan dan berlari.</p>
<p>Seorang pelaut ulung tak pernah lahir di kolam-kolam kecil, di atas riak air akuarium, tapi ia hadir dan lahir dalam terjangan lautan luas yang membentang, di atas riak badai yang menggunung. Akan ada banyak resiko dan resiko, dan itu adalah tantangan yang menantang. Sekali lagi, tak perlu risau jika mengalami kegagalan. Setiap kesalahan, bila dipelajari dengan seksama maka perbaikan di waktu berikutnya benar-benar bermakna. Setiap kegagalan, akan ada hikmah dan pelajaran.</p>
<p>Brad Sugar, seorang pengusaha Australia memberikan analisa bahwa gambaran kesuksesan di 5 tahun yang akan datang terlihat dari buku yang dibaca, pendidikan yang diterima, dan lingkungan kita berada. </p>
<p>Dan bilakah dalam diri…<br />
Al Qur’an bisa menjadi sebenar-benar pedoman hidup, pendidikan (<em>tarbiyah</em>) mendorong hidup lebih taqwa,  dan lingkungan menumbuhkan kedamaian dalam hati maka (insya Allah) akan muncul pribadi-pribadi Rabbani, yang terus mendekatkan diri pada Allah, menyiapkan bekal akhirat, dan terus menata kehidupan dunianya. Pribadi Rabbani, yang memaknai kegagalan dan keberhasilan sebagai hikmah yang membuat hati akan semakin tunduk pada Sang Maha Besar.</p>
<p><em>Wallahu’alambishawab<br />
25 Maret 2008</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ramdhany.wordpress.com/181/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ramdhany.wordpress.com/181/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramdhany.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramdhany.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramdhany.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramdhany.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramdhany.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramdhany.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramdhany.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramdhany.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramdhany.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramdhany.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=181&subd=ramdhany&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/31/belajar-dari-kegagalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45efd0ed8cdf260617bd32acb3b5b8f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramdhany</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menatap ke Depan</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/17/menatap-ke-depan/</link>
		<comments>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/17/menatap-ke-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 06:08:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership and enterpreneuship]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/17/menatap-ke-depan/</guid>
		<description><![CDATA[Aku harus terus berjalan ke depan
Menatap hari dengan optimis
Aku tak boleh diam
Karena ini berarti aku mati di tengah jalan
Seberat apapun
Seterjal apapun
Aku harus tetap bertahan
Aku harus tetap melangkah
Jengkal demi jengkal
Tapak demi tapak
Biarlah banyak orang bicara gaduh
Terlalu banyak lisan yang tertumpah
Tanpa karya
Tanpa hasil
Tidak ada lagi waktu untuk terus mengeluh
Tidak ada lagi tempat untuk mengaduh
Tanpa tindakan dan kerja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=174&subd=ramdhany&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Aku harus terus berjalan ke depan<br />
Menatap hari dengan optimis</p>
<p>Aku tak boleh diam<br />
Karena ini berarti aku mati di tengah jalan</p>
<p>Seberat apapun<br />
Seterjal apapun<br />
Aku harus tetap bertahan<br />
Aku harus tetap melangkah<br />
Jengkal demi jengkal<br />
Tapak demi tapak</p>
<p>Biarlah banyak orang bicara gaduh<br />
Terlalu banyak lisan yang tertumpah<br />
Tanpa karya<br />
Tanpa hasil</p>
<p>Tidak ada lagi waktu untuk terus mengeluh<br />
Tidak ada lagi tempat untuk mengaduh<br />
Tanpa tindakan dan kerja nyata</p>
<p>Aku ingin membangun simpul kebaikan<br />
Menjadi pemuda yang bertenaga<br />
Yang bekerja dan berkarya<br />
Yang berjuang dan berkorban</p>
<p>Dan aku&#8230;<br />
Akan terus berjalan<br />
Menahan diri dari terus mengeluh<br />
Menggerutu tanpa batas</p>
<p>Dan aku&#8230;<br />
(Insya Allah) akan membuat sebuah karya besar<br />
Yang kelak akan kupersembahkan<br />
Kepada Rabbku<br />
Yang Maha besar</p>
<p><i>Wallahu&#8217;alambishawab<br />
Bogor, 17 Maret 08</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ramdhany.wordpress.com/174/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ramdhany.wordpress.com/174/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramdhany.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramdhany.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramdhany.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramdhany.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramdhany.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramdhany.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramdhany.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramdhany.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramdhany.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramdhany.wordpress.com/174/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=174&subd=ramdhany&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/17/menatap-ke-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45efd0ed8cdf260617bd32acb3b5b8f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramdhany</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masa Depan</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/09/masa-depan/</link>
		<comments>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/09/masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 09:26:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership and enterpreneuship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/09/masa-depan/</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana mungkin engkau bertenaga
Tanpa harapan yang baik
Mengenai apa yang dapat engkau capai di masa depan
Bahwa mengkhawatirkan masa depan…
Tidak mengurangi masalah yang akan datang bersama waktu, dan bahkan mungkin ia akan mengurangi kekuatanmu untuk menghadapi bahkan sekecil-kecilnya masalahmu hari ini.
Bila engkau telah siap, engkau akan diberikan masalah-masalah dengan ukuran dan kepelikan yang lebih tinggi karena Allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=168&subd=ramdhany&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><i>Bagaimana mungkin engkau bertenaga<br />
Tanpa harapan yang baik<br />
Mengenai apa yang dapat engkau capai di masa depan</i></p>
<p>Bahwa mengkhawatirkan masa depan…<br />
Tidak mengurangi masalah yang akan datang bersama waktu, dan bahkan mungkin ia akan mengurangi kekuatanmu untuk menghadapi bahkan sekecil-kecilnya masalahmu hari ini.</p>
<p>Bila engkau telah siap, engkau akan diberikan masalah-masalah dengan ukuran dan kepelikan yang lebih tinggi karena Allah tidak akan memberikan kepadamu masalah yang berada di atas kemampuanmu untuk menyelesaikan.</p>
<p>Bila masalah-masalahmu besar dan berat…<br />
Maka hadapkanlah wajah senyummu kepada Yang Memiliki matahari yang tenggelam dan berterima kasihlah atas penghormatan yang kau terima bahwa Ia telah mempercayakan penyelesaian dari masalah-masalah yang hanya bisa diselesaikan oleh pribadi terkasih sebesar engkau.</p>
<p>Sesungguhnya…<br />
Bila engkau menginginkan yang besar, akan wajar bagimu untuk dihadapkan kepada masalah-masalah besar. Karena, hanya dengan melampaui masalah-masalah itu, engkau akan sampai di permukaan yang lebih tinggi di mana jawaban bagi keinginan-keinginan besarmu terhamparkan rapi bagimu.</p>
<p>Sadarkah engkau…<br />
Bahwa dalam mengupayakan pelampauan dari masalah-masalah yang besar, engkau sedang membangun kemampuan dirimu yang lebih besar?</p>
<p>Sadar jugakah engkau…<br />
Bahwa dalam menghindari dan tidak menghadapi masalah-masalah yang lebih besar, engkau sedang menunda pengembangan kemampuan dirimu sendiri? Seolah-olah engkau sedang melarikan diri dari diri mu sendiri yang lebih baik.</p>
<p>Dan sadarkah engkau…<br />
Bahwa dengannya engkau berlaku seperti sedang mempertahankan kualitas hidup apa pun yang sedang kau alami.</p>
<p><i>Wallahu&#8217;alambishawab<br />
Bogor, 03 Maret 08</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ramdhany.wordpress.com/168/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ramdhany.wordpress.com/168/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramdhany.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramdhany.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramdhany.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramdhany.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramdhany.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramdhany.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramdhany.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramdhany.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramdhany.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramdhany.wordpress.com/168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=168&subd=ramdhany&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/09/masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45efd0ed8cdf260617bd32acb3b5b8f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramdhany</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keberanian&#8230;</title>
		<link>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/05/keberanian/</link>
		<comments>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/05/keberanian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 13:45:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership and enterpreneuship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/05/keberanian/</guid>
		<description><![CDATA[Kita&#8230;
Lebih sibuk membuat orang lain menyangka
Bahwa kita dalam keadaan bahagia
Daripada benar-benar sibuk
Membuat hidup kita bahagia
Setiap kita&#8230;
Mungkin punya beragam masalah dan problema. Yang kecil
hingga besar, yang rendah hingga yang tinggi. Mungkin pula
pernah terpelanting jatuh, terperosok, dan terjerembab.
Dan setiap kita&#8230;
Punya kadar keberanian yang berbeda untuk setiap masalah,
untuk setiap kondisi saat diri benar-benar dalam keadaan terjepit
dan tersudut. Inilah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=166&subd=ramdhany&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><i>Kita&#8230;<br />
Lebih sibuk membuat orang lain menyangka<br />
Bahwa kita dalam keadaan bahagia<br />
Daripada benar-benar sibuk<br />
Membuat hidup kita bahagia</i></p>
<p>Setiap kita&#8230;<br />
Mungkin punya beragam masalah dan problema. Yang kecil<br />
hingga besar, yang rendah hingga yang tinggi. Mungkin pula<br />
pernah terpelanting jatuh, terperosok, dan terjerembab.</p>
<p>Dan setiap kita&#8230;<br />
Punya kadar keberanian yang berbeda untuk setiap masalah,<br />
untuk setiap kondisi saat diri benar-benar dalam keadaan terjepit<br />
dan tersudut. Inilah situasi yang kerap menguras energi, menguras<br />
pikiran,dan menguras sendi-sendi.</p>
<p>Kita dapat memilih jalan yang akan ditempuh. Bergerak maju,<br />
menghadapinya dengan berbagai resiko. Atau hanya berdiam diri,<br />
menyerah pada keadaan, menunggu keajaiban datang dengan tiba-<br />
tiba.</p>
<p>Setiap masalah, bukanlah untuk ditelantarkan&#8230;<br />
Karena penelantaran adalah karat dengan kuku-kuku tajam yang<br />
mengelupas serat-serat kulit hati. Yang bilakah terus berlanjut<br />
akan memadamkan rasa hormat kepada diri sendiri.</p>
<p>Apapun masalahnya, harus ada keberanian untuk mengambil<br />
keputusan, untuk mengambil tantangan, untuk memilih tantangan,<br />
dan menerima tantangan, untuk menghadapinya. Sebuah masalah adalah<br />
pelajaran untuk membuat kita lebih dewasa, sebuah pembuktian bahwa<br />
kita adalah pribadi-pribadi yang gigih, dan sebuah ingatan bahwa kita<br />
membutuhkan sandaran, pada Allah Yang Maha Besar, Rabbul &#8216;Alamin.</p>
<p><i>Wallahu&#8217;alambishawab<br />
Bogor, 26 02 08</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ramdhany.wordpress.com/166/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ramdhany.wordpress.com/166/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramdhany.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramdhany.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramdhany.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramdhany.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramdhany.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramdhany.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramdhany.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramdhany.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramdhany.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramdhany.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramdhany.wordpress.com&blog=881628&post=166&subd=ramdhany&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramdhany.wordpress.com/2008/03/05/keberanian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45efd0ed8cdf260617bd32acb3b5b8f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramdhany</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>