Aku yang siapkan generasiku
Aku yang lahirkan generasiku
Aku yang besarkan generasiku
Aku yang akan hantar generasiku menjemput syahidnya
Aku yang akan melakukan itu semua
Aku kesal kau lumpuhkan generasiku
Aku kesal kau bunuh generasiku
Aku kesal kau kerdilkan generasiku
Tapi aku sangat puas
Ketika generasiku syahid untuk menghancurkanmu
Dan aku tetap akan menyìapkan
Puluhan, ratusan, jutaan
Dan milyaran generasi untuk syahid dijalanNya.
Aku tidak akan menyebut ini…
Hanya sebagai krisis kemanusiaan
Aku juga tidak akan menyebutkan semua ini…
Hanya perang internasional
Aku juga tidak peduli apa resolusi dari PBB
Karena aku tau
Kau Yahudi yang tetap akan Yahudi
Dan aku pastikan
Aku dan generasiku
Adalah pencarì syahid di seisi langit dan bumi milikNya
Aku akan meratap kepada Tuhanku
Aku akan meminta kepada Tuhanku
Aku akan memohon kepada Tuhanku
Agar kau dihancurkan sampai tak tersisa
Agar kau dibumihanguskan sampai tak berasap
Agar kau dihilangkan dari muka bumi
Jika kau sakitì generasiku…
Maka kau telah merobek hati kami
Bila kau larang kami bertemu dengan Tuhan kami
Maka kau telah mengusik ketenangan jiwa-jiwa kami
Bersiap-siaplah generasiku
Tidak dalam terbangun dan tertidur
Bersiap siagalah
Kita hantarkan batu-batu pilihan Tuhan
Kita hantarkan tembakan-tembakan pilihan Tuhan
Kita hantarkan do’a-do’a kehancuran untuk mereka
Bangunlah generasiku digelap dan senyapnya lailmu
Bangunlah generasiku didinginnya subuhmu
Bergeraklah generasiku diterbitnya Duhamu
Berlarilah mengejar mereka direkahan mentariNya
Lemparkan batu-batu Tuhanmu ditinggi sinaran matahariNya
Kumpulkan cinta dan asamu diremangnya senja
Dan bukalah hati, pendengaran dan matamu digelap malamNya
Dan bersamalah selalu dalam alunan surat cintaNya
Karena kita akan bertemu kembali dengan malam
Subuh, duha, mentari dan matahari esok hari
Dan karena akulah yang akan membangunkanmu kembali
Wahai generasiku….
Dikutip dari warnaislam.com