“Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka
bertambah khusyu” (QS. Al Israa’:109)
Ya Allah….
Aku ingin kembali mencintaiMu
Aku ingin kembali memelukMu erat
Menatap berkahnya hidup dan kehidupan
Duhai Allah…
Aku telah lama pergi dariMu
Sedang Engkau terus mencintaiku
Terlampau lama aku menyingkirkanMu
Sedang Engkau terus menemaniku
Ya Rabb….
Engkaulah yang senantiasa mengasihiku
Meski aku tengah terpinggirkan
Engkau yang terus menyayangiku
Entahpun aku dalam kesendirian
Tapi aku kembali pergi
Berkhianat akan sayangMu
Menjauh dari kelembutanMu
MemalingkanMu tetkala kesenangan datang
MenyingkirkanMu tatkala keindahan tiba
Duhai Rahman….
Malam ini aku ingin kembali menatapMu
Dengan baju lusuh penuh noda
Bersimpuh maaf atas semua pengkhianatan
Untuk semua noda hitam di wajahku
Ya Rahim…
Aku tak tahu lagi ke mana harus kembali
Sedang kegersangan tengah melanda
Gelisah tengah menyelimuti
Dan aku tak tahu lagi ke mana harus pergi
Selain kepada kelembutan dan sayangMu
Ya Allah…
Aku tahu Engkau terus menemaniku
Dalam senang dan susahku
Engkau terus menyayangiku
Dalam lapang dan gelisahku
Rabbi…
Aku ingin Engkau terus menyayangiku
Menemaniku
Dan terus menyayangiku
Bantulah aku tuk membersihkan noda wajahku
Tuk bersihkan kerak hitam di hatiku
Bantulah aku tuk cahaya keberkahanMu
Dari tiap jengkal gemuruh hidupku
Bantulah aku menjadi seorang yang sabar
Sebagaimana Nuh as yang bersabar akan dakwahnya
Bantulah pula aku menjadi seorang yang teguh
Sebagaimana keteguhan Yusuf as
Sebagaimana kedermaan Abu Bakar ra
Duhai Rabb…
Terlampau banyak hajatku padaMu
Terlampau luas pintaku untukMu
Dan aku tak tahu….
Kepada siapa lagi aku meminta
Selain kepada Engkau, Rabb semesta alam
Bogor, 24 Desember ‘07
