Oleh: ramdhany | Januari 28, 2010

Wahai Para Koruptor

Wahai bapak ibu koruptor
Tegakah kalian memakan harta kami
Harta negeri kami

Tak bisakah bapak ganti makanan dengan nasi putih, daging, dan sayuran
Tapi jangan makan uang kami
Lihatlah air mata para bocah yang menderas di tiap lampu merah jalanan
Lihatlah jerit tangis mereka di pengungsian
Juga doa kanak-kanak yang ingin sekali sekolah

Tidakkah bapak telah saksikan orang-orang miskin memenuhi seantero negeri?
Kau peras negeriku
Kau peras bangsaku

…bersambung… (puisinya motong-motong)

Oleh: ramdhany | Januari 3, 2010

Banner Baru

Bismillahirrahmaanirrahim
Mengingat sudah cukup lama menggunakan banner yang terdahulu, sempat terfikir untuk mengganti banner dengan suasana yang lebih fresh, lebih artistik. Seiring sejarah blog ini memang untuk menampung tulisan saya dan juga sitiran-sitiran yang diambil dr beberapa tempat. Tentang blog theme masih menggunakan yg sama (ocean mist yg dibuat oleh Ed Merrit) jg font. Tapi saya untuk beberapa waktu ke depan akan berfikir untuk menambah halaman terutama untuk sains dan manajemen bisnis/entepreneurship.

Tentang desain banner, blog ini sudah pernah pernah memakai lima desain, desain pertama adalah desain rumput, desain kedua yakni pegunungan plus lautnya, desain ketiga zoom up daun plus embunnya, desain keempat rerimbunan pepohonan hutan plus foto saya dengan jaket hijau, dan desain kelima latar belakang bundaran HI yang di blur plus foto saya dengan kemeja biru.

Ini desain kelima (desain pertama dan kedua sudah bs di plug in dari wordpress, desain ketiga dan keempat hilang)

Untuk desain kelima, ada beberapa perubahan yang saya buat
pertama, desain dibuat secara conntasic artinya menggunakan sentuhan warna yg kontras
kedua, logo partai dan slogan akan dihilangkan
adapun kesamaannya adalah pada warnanya yang masih dominan biru serta show namenya tetap .:: ramdhan sites ::.
untuk warna biru ini, sepertinya jg masih akan saya perbaiki lagi karna sepengamatan masih kurang gelap

Ini beberapa sample ujicoba yg telah saya buat diliburan beberapa waktu lalu

Saya juga akan mencoba selama satu bulan ini, bila dirasa kurang match akan diubah

wallahu’alambishawab
-ramdhan n

Oleh: ramdhany | Desember 27, 2009

Anti Rasisme (transkrip pidato Ahmadinejad)

Dalam peristiwa di beberapa abad terakhir telah terjadi banyak kezaliman besar terhadap umat manusia.

Di abad pertengahan para ilmuwan dihukum mati….
Setelah itu masuk masa perbudakan dan pemburuan manusia tak berdosa lalu memisahkan mereka dari keluarganya dengan mengirimkan mereka ke Eropa dan Amerika dalam kondisi sangat buruk bila dibandingkan jutaan manusia lainnya.

Periode kegelapan yang dibarengi oleh penjajahan berbagai daerah disertai penjarahan kekayaan alam dan pembantaian serta mengungsikan dengan paksa warga tak berdosa. Bertahun-tahun lewat bangsa-bangsa bangkit untuk mengusir para penjajah lalu mendirikan pemerintah independen dan nasional dengan nyawa jutaan manusia.

Gila kekuasaan….
Dalam waktu singkat memaksakan dua perang besar di Eropa dan sebagian dari Asia dan Afrika. Perang yang hasilnya mengorbankan ratusan juta nyawa manusia dan hancurnya lahan-lahan tanah-tanah subur. Mereka yang menang dalam perang menganggap dirinya sebagai jagoan dan pemenang dunia sementara bangsa-bangsa lainnya dipandang sebagai pecundang. Mereka lalu membuat undang-undang dan sistem yang zalim, tidak peduli dan bahkan menistakan hak-hak bangsa lain.

Ibu dan bapak…
Pandang Dewan Keamanan PBB sebagai warisan Perang Dunia I dan II. Dengan logika apa mereka mendapatkan keistimewaan dan hak veto? Nilai-nilai kemanusiaan dan ilahi seperti apa yang bisa menerima logika ini? Dengan keadilan? Dengan persamaan di hadapan hukum? Dengan kehormatan manusia? Atau diskriminasi, ketidakadilan, pelanggaran HAM dan ancaman bagi mayoritas bangsa dan negara di dunia? Baca Lanjutannya…

Oleh: ramdhany | Desember 24, 2009

Ibu

Tuhan..
Andai aku bisa
Aku igin melukis wajah ibu di atas awan
Hingga aku bisa melihat wajahnya saat ku menegadah ke atas langit

Ia memang manusia biasa
Tapi bagiku, ia adalah malaikatku
Yang tak pernah lelah membimbing dan mendoakanku

Tuhan…
Sayangilah ibuku
Sayangilah ia
Berikan ia tempat terbaik di sisiMu

Tuhan…
Sampaikan salamku untuknya
Dari anaknya yang terus merindukannya

24 desember 09

Oleh: ramdhany | Desember 5, 2009

Suka, cinta, dan sayang

Dihadapan orang yang kau cintai…
Musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah

Tapi dihadapan orang yang kau sukai
Musim dingin tetap saja musim dingin
Hanya suasananya lebih indah sedikit

Dihadapan orang yang kau cintai
Jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat

Tapi dihadapan orang yang kau sukai
Kau hanya merasa senang dan gembira saja

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai
Matamu berkaca-kaca

Tapi apabila engkau melihat
Kepada mata orang yang kau sukai Engkau hanya tersenyum saja

Dihadapan orang yang kau cintai
Kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam

Tapi dihadapan orang yang kau sukai
Kata-kata hanya keluar dari pikiran saja

Jika orang yang kau cintai menangis
Engkaupun akan ikut menangis disisinya

Tapi jika orang yang kau sukai menangis
Engkau hanya menghibur saja

Perasaan cinta itu dimulai dari mata
Dan rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.

Tapi…
Apabila kau mencoba menutup matamu
Dari orang yang kau cintai
Cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam
jarak waktu yang cukup lama.

Tapi…
Selain rasa suka dan rasa cinta
Ada perasaan yang lebih mendalam
Yaitu rasa sayang
Rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta
Rasa yang tidak mudah berubah.

Perasaan…
Yang dapat membuatmu berkorban
untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.

Cinta ingin memiliki
Tetapi sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia

Wallahu’alambishawab
ramdhan-

Oleh: ramdhany | Desember 5, 2009

Kecantikan Pelangi

Jangan memuji kecantikan pelangi
Tapi pujilah Allah
Yang menciptakan langit dan bumi

Jangan masukkan namaku di hatimu
Tapi masukkan nama Allah
Hingga hatimu tenang

Jangan sedih jika cintamu di dustakan
Tapi sedihlah jika engkau dustakan Allah

Jangan pula engkau minta cinta kepada penyair
Tapi mintalah kepada Allah
yg memiliki cinta yg kekal dan sejati

Ya Allah….
Jangan jadikan hatiku batu yg mengeras
Hingga lupa akan rahmatMu

05 Desember 2009

Oleh: ramdhany | Desember 2, 2009

Suaramu parau

Kapur putih mesti berhamburan di wajahmu
Berbalut keringat dari heningnya dunia

Suaramu parau….
Tetapi wajah sayup tetap terpencar
Sedari fajar, demi membuka harapan bagi para muridmu
Yang kelak, entah ingat atau tidak kepadamu

Terik siang bersama keringat
Seperti teman sehari
Hujan deras mesti di belah
Bukan hanya membangun satu dua orang
Tapi engkau membangun generasi

Entah bagaimana kesejahteraanmu
Engkau berjalan didepan jurang
Membukakan jalan di rumput belantara
Menyebarkan ilmu kepada kaum awam

Guruku..
Engkau benar-benar pahlawan bagiku
Entah dengan apa aku membalasnya
Semoga Allah membalasnya dengan balasan yang terbaik

03 Desember 2009
(Selamat hari guru Indonesia)

Oleh: ramdhany | Desember 2, 2009

Guruku

Di pagi hari yang seharusnya bersantai
Engkau masuk sekolah dan mengajar..

Di siang hari yang seharusnya untuk istirahat
Engkau masih ada di sekolah..

Ohh..betapa besar jasamu
Tak sebanding dengan gajimu

(puisi ini ditulis oleh seorang siswa SD kelas 4)

Oleh: ramdhany | November 30, 2009

Kapan sekolah kami, lebih baik dari kandang ayam?

Tanpa sebuah kepalsuan
Guru artinya ibadah.

Tanpa sebuah kemunafikan
Semua guru berikrar mengabdi kemanusiaan.
Tetapi dunia ternyata tuli
Setuli batu. Tidak berhati.

Otonomininya
Kompetensinya
Profesinya
Hanya sepuhan pembungkus rasa getir,”

Bolehkan kami bertanya…
Apakah artinya bertugas mulia
Ketika kami hanya terpinggirkan
Tanpa ditanya
Tanpa disapa

Kapan sekolah kami lebih baik dari kandang ayam?
Kapan pengetahuan kami bukan ilmu kadaluarsa?
Mungkinkah berharap yang terbaik dalam kondisi yang terburuk?

Ketika semua orang menangis
Kenapa kami harus tetap tertawa?

Kenapa ketika orang kekenyangan
Kami harus tetap kelaparan?

Bolehkah kami bermimpi
Di dengar ketika berbicara?
Dihargai layaknya manusia?
Tidak dihalau ketika bertanya?
Dan mana mungkin berharap dalam kondisi terburuk

Sejuta batu nisan
Guru tua yang terlupakan oleh sejarah
Terbaca torehan darah kering

Di sini berbaring seorang guru
Semampu membaca buku usang
Sambil belajar menahan lapar
Hidup sebulan dengan gaji sehari.
Itulah nisan tua sejuta
Guru tua yang terlupakan oleh sejarah

01 Desember 2009
Ditulis oleh Prof. Winarno Surahman
dengan beberapa perbaikan

Oleh: ramdhany | November 29, 2009

Maafkan aku

Ya Allah..
Aku terjungkal kembali
Terjungkal jatuh pada dalamnya lubang
Retak, dan hancur berkeping-keping

Malam ini aku datang
Ya Rabb, kini aku berada di sisi-Mu
Aku datang dengan mata menangis

Kudatang dengan rintihan, kegelisahan, dan kesedihan
Telah kuperbuat banyak kejahatan dan dosa
Sehingga jadilah aku sang pendosa
Di sisiMulah sekarang, duhai Sang Maharaja

Aku datang dengan penuh penyesalan
Hati ini sudah dipenuhi kesalahan
Aku sangat malu, teramat malu
Bagaikan burung yang terikat sayapnya

Ya Allah…
Aku datang sambil jatuh bangun
Wajahku merunduk ke tanah
Aku datang dengan pandangan sembab
Duhai penguasa alam
Aku datang dengan hati terbakar

Tiada yang dapat menenangkan hatiku selain Engkau
Akulah makhlukMu yang hanya berharap ridhaMu
Karna Engkaulah penentu semua perbuatan dan prilaku

Ya Allah…
Hariku gelap, perbuatanku salah
Akulah pendosa dan bermasalah

Ya Allah…
Maafkanlah hambaMu ini
Ampunilah hambaMu yang malu ini
Meski kejahatan segunung dosa
Di sisi ampunanMu, lebih kecil dari biji gandum
Jangan Kau masukkan aku ke dalam neraka-Mu

Aku yang kebingungan
Sedih dan merintih
Berharap padaMu

Ya Allah…
Bimbinglah hati yang gundah-gulana
Karna hati tanpa pembimbing kan jatuh dalam sumur

Aku datang ya Allah
Kepala menempel ke tanah rumah-Mu
Sambil meminta dan menghatur ampunan

Telah datang pada-Mu tawanan yang pemalu lagi pendosa
Sambil berharap kasih sayang dan ampunanMu
Seorang pengemis dengan tangis penyesalan
Menjadi tak berguna karna beban dosa

Duhai Rabb
Maafkan aku
Bimbinglah aku
Kuatkan aku

29 November 2009

Tulisan Sebelumnya »

Kategori